4. Play With Me

20.7K 833 67
                                        

Tiga hari berlalu semenjak demamku kemarin dan kini aku sudah merasa benar-benar sehat karena Baekhyun yang menjagaku.

Hari ini adalah hari Minggu, hari yang paling ditunggu oleh setiap insan di dunia ini. Begitu juga denganku dan Baekhyun. Sekarang masih jam 8 pagi, biasanya Baekhyun akan bangun agak siang di hari libur seperti ini.

Pemikiranku sudah melanglang buana merencanakan apa yang akan kulakukan hari ini bersama Baekhyun. Pergi jalan-jalan kah? Di rumah saja kah? Atau mungkin tidur seharian.

Kutegakkan tubuhku dan langsung menuju kamar Baekhyun yang tidak pernah dikunci karena memang tidak kupasangkan kunci. Seperti biasa, kuketuk pintunya dan langsung masuk mencari sosoknya yang masih terlelap.

Kuraih kursi dari pojok ruangan dan kutarik hingga samping ranjang Baekhyun. Kupandangi wajah polos nya yang tidak terhalang selimut.

Tanganku terulur membelai surainya.

"Sayang~" kukecup keningnya lembut

"Ayo bangun kita akan main hari ini." Kataku

Kusingkap seluruh selimutnya. Karenanya Baekhyun menjadi merasa terganggu dan membalikkan tubuhnya membelakangiku

"Bangun sayang, kita harus bersiap."

Ku dudukkan diriku ditepi ranjang sambil meraih tubuh Baekhyun yang masih terlelap kedalam gendongan bridal ku. Ia merengek dalam gendonganku.

"Eunghh ayah ayo tidur lagi~"

Kubawa dirinya untuk masuk ke dalam kamar mandi, kududukkan tubuhnya yang masih lemas di atas closet. Dan aku berlutut dihadapannya.

Jemariku bergerak untuk membuka seluruh pakaiannya. Baekhyun sudah benar-benar dalam kondisi telanjang tetapi kelopak matanya masih dalam keadaan tertutup.

Kukecup kedua kelopak matanya.

"Buka matamu sayang~"

Perlahan Baekhyun membuka mata, menatap diriku dan sekelilingnya. Wajahnya merona kala ia sadar dirinya sudah tidak berpakaian di depanku.

"Kenapa ayah menelanjangi Baekkie?" Baekhyun bertanya sambil tertunduk

"Kita kan mau mandi masa tidak buka baju." Jawabku sambil terkekeh menatap wajah gugup Baekhyun

"Tapi ayah tidak buka baju!"

"Kalau begitu, bisakah Baekkie membukakannya untuk ayah?"

"Emm ya tentu."

Tanganku meraih tubuh Baekhyun untuk membantunya turun dari closet. Perlahan tangan mungilnya terangkat di udara tetapi seketika berhenti.

"Ayah mau Baekkie bukakan yang mana dulu?"

Kudongakkan wajahnya agar ia menatapku. Aku tersenyum dan berkata, "dari yang paling kau suka."

Ia kembali menunduk dan seperti berpikir.

"Ayah berdiri." Titahnya

Kuturuti, dan kulihat jemarinya mulai terulur untuk meraih pinggang celanaku. Ia menariknya perlahan hingga benar-benar tertanggal menyisakan satu-satunya kain yang melindungi daerah privasiku.

Ia mendongak dan menatapku, astaga wajahnya merah sekali. Padahal aku hanya memintanya untuk membukakan baju.

"Apa yang i-itu juga dilepas?" Tanyanya menunjuk kejantananku

"Sudah pasti sayang, ayo buka."

Aku terdiam melihat gerakan tangannya.

Kenapa aku jadi tegang begini?

Daddy; PCY [Completed][GS]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang