Chapter 5 - Thank You

74 11 5
                                        

'Menarik' gumam Deon sambil menatap Alia dan John yang semakin menjauh lalu kembali fokus dengan kameranya.

————

"Kakak sudah bilang, jangan pernah bicara dengan orang asing" Sedari tadi Alia menceramahi John sepanjang jalan.

"Dia sudah menjadi temanku kak, dan dia bukan lagi orang asing" Ucap John membela diri.

"Baiklah-baiklah, terserah kau saja" Alia memalingkan wajahnya dari John seolah-olah ia marah kepada John.

"Apa kakak tau, dia juga seorang fotografer" Ucap John seakan tidak peduli kakak nya marah.

"Jangan bicarakan dia lagi, ayo kita ke supermarket. Bahan dapur sudah habis" Ucap Alia

John mengangguk setuju, tapi pikirannya masih membayangkan Deon yang baru ia temui tadi.

Drrrt...drrrt...

Alia tersenyum melihat nama kontak yang membuat ponselnya berdering.

"Hallo sayang" Ucap Alia

"Nanti sore aku akan mampir kerumah" Ucap seorang pria dari seb'rang sana.

"Baiklah" Ucap Alia sambil mengangguk. Kemudian menutup telvonnya.

"Aku mau ice cream" Ucap John

Alia mengangguk dan mengambil ice cream coklat kesukaan John.

Alia dan John selesai belanja. Mereka kembali ke apartemen yang berada diatas supermarket itu. Untung saja tempat tinggal mereka sangat strategis.

————

Alia membawa barang bawaannya kedapur, dan bergegas memasak untuk makan malam nanti.

"Pergi mandi" Ucap Alia

John mengangguk lalu pergi.

Alia masih belum selesai memasak, tapi John sudah selesai mandi. Kini ia sedang duduk disofa ruang tengah sambil menonton film karton kesukaannya.

Ting nong, ting nong

Suara bell rumah meraka terdengar, sepertinya ada tamu.

"John, lihat siapa yang datang" Teriak Alia dari dapur.

John bergegas untuk membuka pintu.

"Hai handsome" Ucap seorang pria saat John membukanya.

"Hai Nick" Ucap John dan mempersilakannya masuk.

"Dimana kakak mu?" Tanya Nick

"Didapur, sedang memasak" Ucap Nick

"Ini ambillah" Nick memberikan paper bag kepada John.

"Apa ini?" Tanya John

"Hadiah untukmu, karena ini hari pertamamu sekolah" Ucap Nick.

John mengangguk dan melihat mainan didalam paper bag tersebut.

"Trimakasih Nick" Ucap John.

Nick mengangguk dan tersenyum.

————

"Oh kau sudah datang, aku baru selesai masak. Ayo kita makan bersama" Ucap Alia saat melihat Nick.

Nick mengangguk setuju.

Nick adalah kekasih Alia, dan mereka sudah pacaran selama 3 tahun. Sejak mereka masih duduk dibangku SMA.

Kini mereka bertiga menikmati makanan yang ada diatas meja.

"Kau memang sangat pandai dalam hal memasak" Puji Nick.

Alia hanya tersenyum.

————

Alia dan Nick ada dibalkon. Sedangkan John sudah tidur.

"Baiklah, sudah waktunya aku pulang. Nanti aku akan berkunjung lagi" Ucap Nick

"Baiklah" Alia mengangguk

"Apa kau masih bekerja partime?" Tanya Nick

"Iya aku harus membiayai John" Ucap Alia

"Katakan jika kau butuh sesuatu, kau terlihat sangat lelah." Ucap Nick

"Tidak perlu, aku bisa mengurusnya. Ini sudah menjadi tanggung jawabku" Alia tersenyum

"Yasudah, aku pulang dulu" Nick mengecup kening Alia sekilas dan pergi.

Alia tersenyum sambil menatap kepergian Nick.

'Trimakasih karena sudah bersamaku sejauh ini' gumam Alia.

Alia masuk kemarnya dan bergegas untuk tidur. Besok ia harus kembali bekerja.

JANGAN LUPA VOTE DAN KOMEN YA

Holding Your HandTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang