Chapter 27 - What are you doing?

45 5 0
                                        

Deon berjalan mendekat dan duduk dipinggir kasur. Mata Alia sembab akibat terus menangis, entah mengapa Deon tidak ingin melihat Alia dengan keadaan seperti itu.

"Maafkan aku" Ucap Deon pelan sambil mengusap pipi Alia.

—————

Deon sedang duduk dimeja makan sambil menyantap sarapannya, sesekali ia melirik tangga akankah Alia turun dan sarapan bersamanya lagi.

Benar saja, Alia turun dan menghampiri Deon.

"Ini" Alia memberikan selembaran kertas dalam amplop pada Deon.

"Apa ini?" Tanya Deon.

"Surat pengunduran diri" Ucap Alia tegas.

"Ada apa ini? Kenapa kau tiba-tiba mengundurkan diri? Apa karena hal kemarin?" Tanya Deon dengan nada menyesal.

"Maaf, saya tidak bisa bekerja dengan anda lagi Mr.Bradley. Saya akan kembali hari ini, saya sudah memesan taxi dan taxi itu sudah berada didepan. Saya permisi" Ucap Alia kemudian pergi meninggalkan Deon yang masih terdiam dimeja makan.

"Damn it!! Kenapa bisa seperti ini!" Ucap Deon pada dirinya sendiri.

————

'Tidak apa-apa Alia, kau bisa mecari pekerjaan lain lagi' batin Alia.

Alia masih dalam perjalanan pulang, ia benar-benar tidak ingin bertemu dengan Deon lagi. Hari ini ia hanya ingin bertemu John dan memeluknya. Walaupun baru 1 hari, ia sudah sangat merindukan adik kecilnya itu.

Alia sudah sampai diapartemen, ia membuka pintu apartemennya, rasa sedihnya seketika hilang saat melihat John sudah berdiri didepan pintu sambil tersenyum lebar.

"Kakak" John langsung memeluk Alia seakan Alia sudah pergi selama 1 tahun.

"Hahaha i miss you big boss" Ucap Alia yang masih memeluk John.

"Aku yang sangat merindukanmu kak, lebih dari rasa rindumu padaku" Ucap John.

Alia tertawa mendengar ucapan John begitu pula dengan John ikut tertawa.

—————

Kini Alia berada dikamarnya sementara John sudah terlelap disampingnya.

Alia masih berusaha menghubungi Nick, tapi sampai sekarang masih tidak ada jawaban.

'Dimana kau Nick?' Gumam Alia.

Alia meletakkan ponselnya diatas nakas dan berbaring sambil memeluk John, ia sangat lelah dan ingin segera tidur. Tidak butuh waktu beberapa lama, Alia pun terlelap.

—————

08.00am


"Belajar yang baik John" Ucap Alia sambil melambaikan tangannya pada John.

John mengangguk sambil melambaikan tangan pada Alia. John memasuki gedung tempatnya sekolah.

Alia memanggil taxi dan pergi, hari ini ia berencana mengunjungi Nick. Alia sangat khawatir karena sudah 2 hari Nick tidak ada kabar, bahkan tidak mengangkat panggilan Alia.

30 menit kemudian, taxi Alia berhenti didepan salah satu gedung apartemen elit. Nick tinggal disalah satu apartement itu. Alia berjalan masuk dan langsung menuju lantai 27.

Ting nong

Alia menekan bel apartemen Nick, tidak butuh beberapa lama pintu itu terbuka. Bukan Nick yang membuka pintu melainkan  orang lain. Alia kaget karna sebelumnya ia pernah bertemu dengan irang itu.

"Apa yang kau lakukan disini?" Tanya Alia sinis.



JANGAN LUPA VOTE DAN KOMEN YA

Holding Your HandTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang