Sebenarnya Daniel sudah bangun sejak sepuluh menit yang lalu, tapi waktu sepuluh menitnya ia gunakan untuk memandangi maha karya Tuhan yang subhanallah cantiknya ngga ketulungan tapi ketutupan sama sifat maung nya.
Bahkan ia harus menahan senyumnya kala Sinb menyamankan kepalanya dilengan Daniel, bahkan sampai mendusel-duselkan kepalanya didada.
Merasa Maung-nya membuka matanya, buru-buru Daniel memejamkan matanya, menormalkan detak jantungnya yang berdegup kala Sinb mengerjapkan matanya.
Ia memilih berpura-pura tertidur, dibanding membuka matanya, ia yakin 99,9 % akan ada adegan penyiksaan lagi nanti.
"Ini dimana?" tanya Sinb dengan suara serak khas orang bangun tidur.
Kedua tangannya mengucek-ngucekkan matanya, sambil sesekali menguap lebar.
Sinb memiringkan tubuhnya yang otomatis langsung berhadapan dengan dada bidang Daniel.
Matanya melebar bahkan ia ingin memekik kencang, tapi ketika melihat Daniel masih tertidur ia membekap mulutnya erat.
"jadi semaleman gue tidur dikasur berdua sama dia?" gumam Sinb.
Sinb mengedarkan pandangannya kesekeliling.
"masih kamar yebin? Terus yebin tidur dimana?"
Ingin rasanya Daniel mencubit gemas kedua pipi Sinb, ketika mendengar pertanyaan spontan yang kelewat polos itu dari mulut Sinb, namun ia harus mengurungkan niatnya dan kembali berpura-pura tidur.
Lain halnya dengan Sinb yang mendongakkan kepalanya, menatap wajah Daniel yang masih memejamkan matanya.
Tidak tau saja Sinb kalau sudah sejak tadi Daniel terbangun, dan ia hanya berpura-pura tidur saja.
Entah setan dari mana tangannya tergerak menyingkirkan helaian rambut yang hampir menutupi kedua mata Daniel.
Kedua sudut bibirnya terangkat keatas membentuk sebuah senyuman kala menatapi mata terpejam Daniel.
Ia menggerakkan tangannya, meraba perlahan permukaan wajah Daniel dari mata hidung dan berakhir di belah bibirnya yang memang dasarnya memerah alami.
"kalo lagi tidur gini, ngeselinnya ilang." gumam Sinb.
Sinb menyingkirkan perlahan tangan Daniel yang tergeletak manis diatas pinggangnya, dan ia baru menyadari kalau kemungkinan semalam mereka tidur sambil berpelukan bak sepasang suami-istri, atau pasangan-pasangan romantis didrama-drama yang sering ia dan Ibunya tonton itu.
Memikirkan itu membuat pipinya menghangat dengan semburat merah yang kontras dengan warna kulitnya.
"duhh.. Gue mikir apaan sih?" ujar Sinb sambil mengipasi-ngipasi wajahnya.
Ia memundurkan tubuhnya dengan sangat hati-hati namun belum sempat ia bangun, Daniel malah menariknya hingga ia kembali masuk dalam dekapan Daniel.
"lo-lo u-udah bangun."
Sinb merasakan gelengan kepala Daniel diperpotongan lehernya.
"biarin kayak gini dulu." pinta Daniel dengan suara rendah, hingga membuat bulu kuduk Sinb meremang.
Sementara diluar pintu Yebin dan Dongho hanya menggeleng, mengintip keduanya dengan wajah masam.
"ngeliat mereka kok gue jadi pengen punya pacar ya." ungkap Dongho.
"iya ya, duhh kamar gue jadi tempat mesum mereka lagi -.- kayaknya gue mesti sebar garem deh biar nanti ngga bala di guenya." keluh Yebin yang langsung mendapat toyoran sebal dari Dongho.
❤❤❤
Umji membenarkan letak bantal dalam dekapannya, lantas merubah posisi duduknya menjadi bersandar pada punggung sofa.
Telinganya tetap mendengarkan setiap cerita Sinb dari ponsel yang diapit diantara telinga dan bahunya.
Tangannya merogoh-rogoh keripik kentang dalam toples.
"jadi sekarang lo sama dia ngejalanin hubungan tanpa status gitu?" tanya Umji.
Bisa terdengar helaan nafas parau diujung sana.
Umji tau benar sifat dan sikap Sinb, berteman dengannya selama bertahun-tahun hampir membuat Umji mengerti Sinb luar dalam.
Sinb boleh dikatakan dingin, tak dapat dijangkau dan bahkan ia sering kali dikira sombong oleh orang yang tidak mengenalnya begitu melihat wajah Sinb yang terkesan dingin itu.
Orang yang masih awam soal percintaan, karna mantan Sinb hanya satu dan itu adalah seniornya yang terkenal dengan image playboy internationalnya 'Jeon Jungkook'.
KAMU SEDANG MEMBACA
Playboy Sejagat [HIATUS]
FanfictionKALAU ADA AWARD PLAYBOY!! GUE YAKIN LO PEMENANGNYA!! -Hwang Sinb "nyadar woyy!! singa ngamuk juga bakalan kalah sama lo yang kalau udah ngamuk ngelebihin dari Singa!! -Kang Daniel "gue doain jodoh lo berdua!!" hai hai hai... aku dateng bawain ceri...
![Playboy Sejagat [HIATUS]](https://img.wattpad.com/cover/118544668-64-k515502.jpg)