Rara dan chanyeol kini sudah satu rumah barang rara juga sudah di bereskan ke kamar chanyeol namun rara belum satu kamar bersama chanyeol , rara tidur bersama jisung
Nyonya park dan tuan park datang ke rumah chanyeol ,dan rara pun segera turun karena chanyeol sudah memanggil nya berkali kali
"Aduh mommy maafin ya rara telat banget soalnya tadi jisung mandi bareng sama rara"
"Hoho tidak apa apa sayang , udah sana kalian pergi fiting aja kalau urusan yang lain udah mommy atur sama daddy"-nyonya park
"Chan jaga rara baik baik ya awas aja kamu kalau di apa apain liat aja sama daddy"-tuan park
"Jadi anak kalian chanyeol atau rara?"
"Dua dua nya dong sayang udah ah sana hus hus mommy sama daddy mau bawa jisung ke rumah yoora aja"-nyonya park
"Iya iya"
----
Chanyeol dan rara sudah sampai di butik yang di beri tahu oleh nyonya park mereka pun masuk
"Selamat datang ada yang bisa saya bantu?"-pelayan
"Oh saya mau fiting baju"-chanyeol
"Atas nama KimRara?"-pelayan
"Iya benar"-chanyeol
"Lewat sini pak"-chanyeol
Chanyeol dan rara mengikuti pelayan itu dan chanyeol di suruh duduk namun rara di suruh ikut masuk ke dalam
Setelah menunggu beberapa menit rara keluar dengan gaun yang sangat indah dan terkesan seksi chanyeol yang melihat itu benar benar sangat suka namun dirinya tidak bisa memperlihatkan sebagian tubuh istrinya pada para tamu nanti
"Ekhm bagian dada terlalu terbuka dan bagian belakang benar benar sangat terbuka ganti"
"Yeol"
"Ganti"
Rara masuk kembali dan mengganti bajunya lalu memperlihatkan lagi pada chanyeol
"Yang ini tidak terlalu terbuka dan sangat pas namun bagian bawah nya terlalu membelah hingga ke paha aku suka"
"Oke"
"Aku suka jika kau memakainya di kamar denganku namun aku tidak suka jika kau memakainya di depan para tamu nanti"
"YEOL"
Rara kembali masuk dan ini adalah pilihannya yang terakhir
"Nah aku baru suka ini benar benar sangat elegan sangat cocok aku suka yang ini ra"
"Iya udah ih "
"Tolong yang terakhir"
"Baik pak"-pelayan
------
Saat sudah selesai chanyeol dan rara pergi ke sebuah mall di sana chanyeol ingin membeli sesuatu dan rara mengikutinya
"Ra waktu aku nikah aku pingin beliin calon istri aku hadiah pernikahan"
"Kenapa?"
"Gatau kenapa aku cuman pingin beli aja gitu"
"Aku laper yeol makan dulu gpp?"
"Hehehe sama yaudah yu"
Merek pergi ke sebuah restoran dan saat sedang menunggu makanan rara ingin bertanya siapa mommy jisung karena sampai saat ini dia belum tau
"Yeol aku boleh nanya nanya ga?"
"Apasih cuman nanya nanya doang ya pasti boleh dong"
"Kamu waktu pertama nikah sama siapa?aku sampai saat ini belum tau loh wajah mendiang istri kamu namanya"
"Kamu ga pernah nanya"
"Iya kamu nya aja ga pernah ngebahas kan?sekarang aku tanya"
"Dia orang korea juga kok waktu itu dia sebatang kara ga punya siapa siapa lagi dia hidup sendiri dan dia CS di perusahaan aku , yah namanya KangMirae"
"Terus terus lanjutin ceritanya"
"Kamu ga akan marah?sama cerita aku di saat saat romantisnya?"
"Ngapain marah ?udah ah cepet"
"Jadi waktu aku lagi ngendarain mobil dia lagi jalan sendiri emang sih jalan nya sepi terus dia ada yang ganggu yah aku yang ngeliat langsung mundurin lagi mobil sama aku di bantu dia , aku anter sampai rumahnya ternyata dia orang ga punya kamu tau ra?aku susah dapetin dia"
"Ko susah?kamu kan mesum?"
"Dia minder sama aku karena kita tuh beda jauh banget nah aku kan frustasi ya jadinya aku ngajak dia ke club dia juga polos ga tau apa apa mmmmm kayanya kita makan dulu deh nanti aku lanjut di rumah aja ya?"
"Ahhh yaudah deh janji ya?"
"Kamu tuh ya iya iya janji"
Mereka pun makan dahulu karena pesanannya sudah datang namun setelah beres makan chanyeol mengurungkan niat nya untuk membeli hadiah karena rara terus memaksa ingin egera pulang
------
Saat sampai di rumah chanyeol di dalam rumah tampak sepi karena jisung di bawa oleh nyonya park dan para pengawal hanya ada di luar saja
"Yeol ceritain lagi dong kan belum beres"
"Ya ampun sayang kirain aku kamu udah lupa"
"Mana mungkin aku lupa sama cerita kaya gitu "
"Kalau di suruh atau janji aja pasti lupa dasar"
"Heheheh"
"Yah intinya aku pingin dapetin dia karena aku tau dia ga matre dan ga gila harta tapi dia minder karena beda derajat padahal kan mommy ga apa apa ya , terus aku bawa dia ke club terus aku kan saking tergila gilanya sama dia aku masukin deh sesuatu ke minuman dia terus yah kita sesuatu deh di sana"
Rara langsung terkejut
"Emang mesum kamu dari kecil dasar, kamu tanggung jawab ga?"
"Makannya aku nikah sama dia yah aku tanggung jawab ah gimana sih lemot"
"Oh hehehe iya ya"
"Kita nikah terus kita hidup bahagia banget sampai dia melahirkan jisung ke dunia dia sempet ngerawat jisung sampai umur 17 bulan cuman aku ga tau kenapa dia mulai aneh dia jadi tergila gila sama harta bahkan aku pernah mergokin dia lagi dating sama temen aku sendiri hahaha"
Chanyeol tertawa tetapi air matanya jatuh dan rara yang melihatnya langsung menghapus air mata chanyeol
"Udah ya jangan di lanjut"
"Kita cerai dan dia pingin harta aku ya aku kasih terus dia pingin jisung tau nya kalau dia itu udah ga ada bahkan bukan jisung semua udah tau kalau dia udah meninggal padahal dia masih ada ra cuman dia tinggal di swedia nama dan data data dia udah di ubah semuanya dan itu cuman aku yang tau hahaha aku sempet gila gara gara dia"
Rara memeluk chanyeol dengan erat dan chanyeol menangis di dalam pelukkan rara
"Udah yeol jangan di lanjut aku kan udah bilang"
"Biar kamu tau aja ra kalau mommy jisung ga meninggal dia tuh masih hidup"
"Udah ya masa lalu lupain maafin aku yang udah maksa kamu buat nginget lagi"
"Kamu jangan tinggalin aku ya?janji?kita bakalan sama sama terus sampe kita ga ada?"
"Aku janji yeol"
"Makasih ya ra maafin aku , aku waktu itu memang cinta sama kamu tapi kalau udah takdir gitu aku gabisa apa apa"
"Udah yeol udah ya"
Chanyeol makin mempereratkan pelukannya pada rara ,namun rara juga masih ada rasa sakit sedikit karena dulu chanyeol tidak pernah mencari ke beradaanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
DADDY DUDA {PCY}
Fantasi-Kim Rara gadis berusia 23 tahun yang baru saja mendapatkan pekerjaan magang di sebuah perusahaan besar di korea yang memiliki CEO sangat dingin dan tidak pernah menatap karyawannya dan rara benci pada CEO nya itu karena menurut rara dia sangat angk...
