Ketcehhhhh 😍
eta otot biceps nya dekkkk, coba sini tante periksa, itu beneran otot apa sumpelan CD yg kamu umpetin 😂😂😂🏃🏃🏃
Dimas POV
Aku tertegun melihat Jeni yang blushing, wajahnya kian memerah.
Jeni terlihat berbeda, aku mengerjapkan mataku, adik kecilku yang manis ini terlihat...
Tidak biasanya Jeni terpengaruh oleh rayuanku, biasanya Jeni tidak mempan mendengar perkataanku yang mengandung rayuan ataupun godaan kepadanya.
Pasti ada yang salah nih, apa penglihatanku saja yang salah, selain melihatnya tampak manis dalam balutan kausku yang terlihat kebesaran di tubuhnya, rambut panjangnya yang di kuncir membentuk gelungan di atas kepalanya, tidak rapi malah terkesan acak-acakan dan asal-asalan, tetapi Jeni malah terlihat....
Cantik dan seksi.
Kombinasi maut yang membuat detak jantungku berdegup kencang, loncat-loncat.
Hmm...
Aku mengusap wajahku, teringat suatu artikel yang pernah aku baca di majalah pria.
Apabila ingin melihat kecantikan alami dari seorang perempuan, lihat mereka di pagi hari ketika mereka baru bangun tidur.
Dan yes, Jeni terlihat cantik, wajahnya terlihat segar, walaupun aku tahu Jeni pasti sudah mencuci muka dan menggosok giginya sebelum dirinya bergabung denganku di pantry ini.
Kecantikan Jeni terlihat alami, berbeda dengan perempuan-perempuan yang pernah berkencan denganku.
Perlu aku luruskan lagi, mengapa aku bisa membandingkan kecantikan alami antara Jeni dengan perempuan-perempuan yang pernah berkencan denganku, bukan berarti aku sering bermalam dengan mereka dan melihat mereka keesokan harinya.
Tidak, aku tidak pernah menghabiskan malam dengan perempuan-perempuan mana pun.
Sigh, dad pasti sedih apabila mengetahui hal ini.
Tetapi kecantikan alami yang aku bicarakan di sini adalah, Jeni cantik tanpa perlu terkena sentuhan make-up, berbeda dengan perempuan-perempuan yang pernah berkencan denganku, kecantikannya perlu di pertanyakan ulang apabila alisnya hilang karena pensil alisnya luntur.
Ups...
Salam damai dari planet Namec para perempuan beralis hasil pensil alis.
Aku memaparkan ini karena pernah berkencan dengan perempuan cantik, saat itu hujan lebat, kami memutuskan untuk berlari ke parkiran mobil karena sudah terlalu lama berdiri di kanopi sebuah cafe tanpa memakai payung maupun pelindung lainnya.
Begitu masuk ke dalam mobil, jantungku hampir copot melihat alis dan maskaranya yang luntur.
Ya lord, mungkin salah perempuan itu juga karena tidak menggunakan make-up waterproof.
Jadi bisa dibayangkan ketika aku menoleh ke arahnya dan menyalakan lampu di dalam mobil, kenangan melihat make-up luntur lebih membekas di ingatanku ketimbang ingatan menerima souvenir-souvenir celana dalam dari para perempuan.
Ada satu artikel lagi yang pernah aku baca, kalau tidak berkesempatan melihat perempuan di pagi hari pada saat mereka bangun tidur, lihat ketika mereka sedang buang air besar, apakah wajahnya yang sedang mengejan masih terlihat cantik atau tidak.
Maafkan, maafkan, lupakan artikel yang terakhir, jangan di hiraukan.
Aku rasa aku membaca artikel majalah itu di saat aku sedang mabuk.
Semua orang akan terlihat aneh ketika sedang mengejan kan?
KAMU SEDANG MEMBACA
Catch You
HumorWarning for +21 only Penulis hanya menuangkan ide cerita, tidak menganjurkan untuk dipraktekkan, harap bijak dalam membaca Happy reading 23/3/18 - 12/5/18
