Mama: kalian study tour 2 hari lagi kan, mama udah ngelunasin semuanya tadi, 2 hari lagi kamu berangkat sama William ya.. Love you!
"Oh my good Williiiii" kata ku sembari teriak kegirangan
"Ih Yayaaa kita bolehhh" teriak William juga
"Ih gua gak sabar yaampunn" jawabku dengan nada super semangat layaknya mendapatkan uang berjuta-juta milliar
Tiba-tiba saat kita sedang merayakan suka, notif line muncul dari handphone William..
Rahma: hii:)
"Anjir Ya, Rahma ngechat gua" kata William dengan wajah super duper senang
"Ya" jawabku dengan malas.
William: iya kenapa?
Rahma: gue boleh ikut Study tour, lo ikut kan?
William:iya hehe
"Yaya, sumpah Rahma ikut study tour juga:))))" kata William dengan wajah super super excited karena ingin cepat-cepat Study tour
"Yaudah mau gua apain" jawabku dengan nada malas.
Seketika mood ku benar-benar hilang karena William membahas soal itu terus..
Sementara itu, tiba-tiba handphone ku berdering, ada telpon dari Ditto.
Aku pun terus memperhatikan handphone ku tanpa menyetuhnya sama sekali, karena aku benar-benar malas mengangkatnya.
"Ditto itu kan temen sekelas gua, gak lucu amat kalo gua jadian sama dia" bisik ku dalam hati.
Sementara itu William langsung mengambil handphone ku yang berdering sejak tadi, dia mengangkat telpon dari Ditto dan mengaktifkan speaker agar aku juga bisa mendengar.
"Hallo dit" sapa William dengan sopan
"Lo mau jemput Sista kan, jemput dirumah gua aja, nih dia lagi siap-siap" lanjutnya
"Ohh oke, gua otw ya" jawab Ditto
Telpon pun berakhir.
"Apaan sih Wil, seenaknya aja lo ngangkat" kata ku sambil membentaknya
"Lah emang kenapa, lo kan juga udah bilang kalo mau dijemput dia"
"Udah la yayaa sama doi sendiri gak usah malu-malu haha"
Aku pun langsung mengambil handphone ku yang berada ditangan William.
"Gua tu ga suka sama Ditto!" kataku dalam hati
Saat aku sedang memainkan handphone tiba-tiba terdengar suara klakson mobil dari luar rumah William, aku dan William pun langsung keluar untuk mengecek itu siapa. Sebenarnya aku sudah menyangka bahwa itu Ditto:(
"Hei bro" sapa Ditto dari dalam mobil kepada William
William pun hanya menganggukkan kepala.
"Udah sana, jangan malu-maluin" kata Willi kepadaku
"Jagain ya, jangan sampe lecet" lanjut William kepada Ditto
"Haha siap-siap" jawab Ditto.
Aku pun memasuki mobil Ditto dan menutup pintu, dan langsung memainkan handphone ku.
Ditto pun mulai menyetir mobilnya.
"Lo sama William temenan udah berapa lama Sis? Kayanya lo akrab banget ya sama William" kata Ditto sembari menyetir tapi sesekali menengok ke arahku
"2 tahun" jawabku dengan singkat
"Wahh hebat juga ya sahabatan bisa langgeng kaya pacaran" lanjut Ditto
Sebenarnya aku malas ketika ada seseorang yang melebih-lebih kan hubungan ku dengan William!
Jadi aku diam saja ketika dia membahas soal William, tapi ada satu topik pembicaraan tentang William yang baru Ditto katakan, dan menarik perhatian ku.
"Lo tau kan kalo William punya gebetan, namanya Rahma?" tanyanya
"Tau lah" jawabku
"Kayanya mereka bentar lagi jadian deh, soalnya waktu itu aja mereka udah pernah nonton bareng" lanjut Ditto sambil berhenti menyetir karena terhenti oleh lampu merah
"Kapan?" tanyaku
"Lah masa lo gak tau, lo kan sahabatnya" jawab Ditto
Hai semua:)
Ditunggu ya part-part selanjutnya...
KAMU SEDANG MEMBACA
Friend Zone
RomanceIni cerita ku dan dia, Aku dan dia terjebak friend zone selama 3 tahun. Dia benar-benar baik, dia selalu ada saat aku membutuhkannya. Menurut ku dia itu tipe-tipe bad boy yang cuma mau temenan sama satu cewe yaitu aku. Awal nya bener-bener gaada ras...
