OST : The Truth Untold - BTS
*disarankan memahami liriknya terlebih dahulu sebelum membaca epilog
***
Halo!
Sudah lama tidak berjumpa, bukan?
Bagaimana kabarmu di sana?
Apa kau baik-baik saja?
Aku harap demikian karena sesungguhnya aku tidak baik-baik saja di sini.
Kau tahu, semenjak seratus tahun kematianmu, aku sering menyendiri.
Tidak, mari kuralat. Aku merasa ada sesuatu yang hilang dan tak sama seperti dulu hingga aku merasa sendirian di dunia ini.
Biasanya kau berada di sampingku dan menemaniku.
Tapi kini semua terasa berbeda.
Hingga sesekali aku menangis karena begitu merindukanmu.
Cengeng, bukan?
Ah, aku tahu, kau pasti tertawa sekarang karena berhasil membuatku banjir akan air mata, kan?
Mengakulah. Aku takkan marah padamu.
Atau lebih tepatnya, aku takkan bisa lagi memarahimu seperti dulu.
Karena kini yang tersisa hanya tugu peringatan kematianmu saja sebagai tempat yang dapat kukunjungi kala aku merasa pilu.
Oh iya, kedua klan telah resmi berbaikan. Tak ada lagi pertikaian seperti yang kau ceritakan kala kita duduk berdua di taman rumah tempat persembunyian kita dulu.
Sekarang hanya kedamaian di bangsa vampire dan kuakui itu sungguh menyenangkan.
Hanya saja aku memilih untuk tidak menjadi pemimpin utama karena aku terlalu belia untuk mengurusi hal semacam ini. Jadi, aku memberikan takhtaku kepada Dad. Kurasa dia lebih berhak daripada aku. Dia lebih mengetahui segalanya bahkan saat masih menjadi Axelle Lawrence.
Apalagi ia telah memperbolehkan pernikahan dengan makhluk abadi lainnya yang ternyata adalah mate si vampire.
Tentu saja ini saran Edward yang telah menjadi penasehat muda atas permintaan ayahku.
Sejujurnya aku bahagia saat melihat semua kaum vampire senang ketika telah mendapat restu dari pihak bangsawan. Mereka tak perlu lagi menjalin hubungan diam-diam agar tak mendapat hukuman mati seperti kita dulu. Lagipula ternyata peraturan inilah yang sempat tertunda untuk disahkan oleh leluhurku hingga membuat keturunan Lawrence mendapat kudeta dari keluarga Colton.
Untuk Mom, kini ia diubah menjadi seorang vampire dan dihilangkan kembali ingatan masa lalunya sebagai Mrs. Coleen atas bantuan Azzura dan Edward.
Ternyata mereka telah merencanakannya dengan matang sejak aku terlahir ke dunia, hanya saja ada beberapa rencana cadangan saat Edward menemuimu di rumah sakit.
Sungguh, saat mengetahui segalanya hanya demi mengembalikan keadaan yang seharusnya berjalan, aku cukup terkejut.
Namun, di lain sisi aku bersyukur. Kesalahan seperti saat masa kudeta itu tidak akan terulang karena pemerintahan telah dikembalikan pada orang yang tepat.
Selain itu, kini aku tinggal di Bibury, tempat kita hidup dan tumbuh bersama dulu.
Jangan kau tanya kenapa alasanku ke sini, karena sebenarnya aku ingin bernostalgia dan mengharapkan kau kembali bereinkarnasi untuk berada di sisiku.
Konyol, bukan? Tentu saja!
Bahkan terkadang aku merindukan masa-masa bersenda gurau denganmu seperti saat aku hidup sebagai seorang gadis lugu bernama Luna.
Terlebih saat kau membawaku ke taman bunga dan memberikanku setangkai mawar paling indah di sana. Saat itu kau berjanji akan terus menjaga dan menungguku apapun resikonya.
Ah, jika diingat, aku merasa ada kupu-kupu yang berterbangan di perutku.
Di masa itu juga aku seolah menjadi gadis paling beruntung di dunia walaupun kau abadi sementara aku tidak.
Tetapi itu tiga ratus tahun lalu, bukan? Karena saat reinkarnasiku, kita tak melakukan banyak interaksi padahal hatiku selalu ingin bersamamu walau aku takut jika mereka kembali memisahkan kita.
Lalu sekarang? Mereka kembali memisahkan kita. Kali ini kau yang pergi meninggalkanku sendirian dalam lingkaran kesepian.
Ah, jika dulu kau yang berjanji, maka kini giliranku. Aku akan menunggumu sama seperti saat kau menungguku.
Karena aku ingin bersamamu. Aku mencintaimu sepenuh hatiku walau ingatan ini akan terus membekas.
Sial, aku kembali menangis.
Lebih baik kusudahi dulu surat tak bertujuan ini ya. Nanti aku akan menulisnya kembali saat aku datang ke pemakamanmu.
Semoga kita dapat bertemu kembali di suatu hari nanti.
Aku begitu merindukanmu, Luxio.
Sungguh merindukanmu.
Tertanda,
Aku yang mencintaimu
🌹Selena Athela Kinsley Lawrence🌹
[TAMAT]
KAMU SEDANG MEMBACA
FALSE : The Beginning
FantasySelena tak pernah menyangka jika kalung yang selama ini diberikan sang ibu justru membawanya kembali bertemu dengan sosok-sosok yang berpengaruh atas kehidupannya di masa lampau. Gadis itu terus dihantui mimpi buruk yang membuatnya bertanda tanya me...
