Vote before Read!
Enjoy, happy Reading♡
...
Jungkook menghela nafas melihat pemandangan didepannya. Pagi ini tidak seperti biasa, ada Irene dan Taehyung yang duduk didepan televisi seraya bermesraan.
Seperti pasangan kasmaran yang tidak tau tempat.
Jungkook berjalan saja, mencoba tidak memperdulikan Irene yang semakin menempeli Taehyung dengan nada-nada yang terdengar dibuat-buat saat berbicara. Seakan sengaja karena melihat Jungkook berjalan dengan kepala sedikit tertunduk menuju ke dapur.
"Oh, Jungkook?"
Jungkook tau itu basa-basi. Tapi pada dasarnya dirinya memang memiliki reflek yang bagus, dia menyahut cepat. "Iya?"
Jungkook menyesali dirinya yang mendongak. Karena saat itu pula, matanya melihat pemandangan dimana Taehyung menggenggam tangan Irene, tapi dengan mata yang menatap dirinya tanpa berkedip.
Tatapan bertemu. Seolah menyelami, keduanya terdiam. Dan Irene yang melihat tentu kesal hingga tanpa sadar meremas tangan Taehyung. Sialnya lagi, Taehyung tak terganggu oleh itu.
"Taehyung!"
Tatapan terputus setelah Irene memanggil pelan namun dengan nada penekanan. Bukan Taehyung yang mengalihkan pandangan, tapi Jungkook. Ia menoleh pada Irene walau jelas-jelas Irene memanggil Taehyung.
Taehyung mendengus samar, "Hm?"
Irene menyengir, "Aku ingin jus~" rengeknya.
"Yasudah, buat saja." Jawab Taehyung.
Jungkook mendengus kecil lalu berjalan kembali kearah dapur. Perasaan kesal benar-benar memenuhi hatinya. Tidak seperti biasanya yang selalu sabar dan menangis. Perasaannya sensitif, tapi lebih menuju ke marah saja hari ini.
"Jungkook! Tunggu!"
Jungkook berhenti tanpa menoleh. Menunggu Irene melanjutkan kata-katanya.
"Buatkan aku Jus!" Pinta Irene terdengar seperti perintah?
Taehyung mengernyitkan dahinya, "Kenapa tidak kau saja yang buat sendiri?"
Irene ikut mengernyit, "Kau kenapa sih Tae? Jungkook saja mau. Iyakan Jungkook?"
Jungkook melanjutkan jalannya kearah dapur setelah berdehem tanda setuju.
Saat sedang membuat Jus milik Irene, suara Taehyung terdengar.
"Jungkook? Sekalian buatkan aku kopi."
Senyum Jungkook melebar, kepalanya mengangguk cepat walau tak ada seorangpun yang melihat, "Baik Hyung!"
Ini kedua kalinya Taehyung meminta dibuatkan kopi. Tanpa diragukan, hati Jungkook membatin mantap, bahwa Taehyung menyukai kopi buatannya.
"Ini."
Jungkook meletakkan Jus dan kopi itu pada meja didepan mereka. Meletakkannya hati-hati lalu berlalu dari situ.
KAMU SEDANG MEMBACA
Hurt Of Love (Vkook/Taekook)
Random[PRIVATE] "Luka yang kau torehkan pada fisik dan batinku tak sebanding dengan rasa cintaku untukmu. Tak peduli sekeras apapun kau menolak untuk menerimaku dan terus menyiksaku, aku tetap mencintaimu." ●○●○ Warning : • Boy x Boy / Yaoi • M-Preg • T...
