part 26

4.8K 338 16
                                        

Author pov

"Ra, lo mau kemana ?". Tanya Risma yang terbangun karena mendengar gagang pintu yang di buka Liora

"Mau nemuin Key, lo disini aja ya, jangan sampek pisah dari Adam, Rendy, sama Udin". Ujar Liora

"Tapi ini masih pagi, terlalu bahaya". Jawab Risma  melirik jam dinding

"Gue gak bakalan kenapa-napa kok, lo tenang aja". Jawab Liora berpaling meninggalkan Risma.

    Perjalanan serasa hening, hening sekali. Hanya suara derap langkah kaki Liora saja yang begitu jelas terdengar di sepanjang lorong hotel. Tak jarang ia bertemu dengan sosok-sosok yang menyeramkan, namun itu takkan menjadi penghalang untuk nya menemui Key.

     Tetiba di depan pintu kamar 211. Ia memejamkan mata nya, mengumpulkan mental untuk menemui sosok Key, beberapa detik itu mulai membuka pintu itu perlahan

"Aaaargh". Sosok Key sudah berdiri di ambang pintu dengan wajah penuh darah dan mata tanpa pupil yang begitu besar.

"Key, bisakah kau tak mengagetkan ku !". Sentak Liora sembari mengatur nafasnya.

"Maaf kan aku, aku begitu senang karna sebentar lagi masalahku akan selesai, hihihi ". Jawab Key dengan senyum menyeringai nya.

    Liora pun mulai memasuki kamar Key, ia mengedarkan pandanganya ke seluruh penjuru kamar, masih sama seperti dulu, tata letak barang pun masih sama, seketika itu Liora teringat betapa kejamnya ibu Key, ia jadi bersyukur memiliki ibu yang baik meskipun beliau tak pernah memperhatikanya.

"Apa yang harus kulakukan untuk membantumu ?". Tanya Liora yang masih membelakangi Key

"Cari kakak ku". Jawab Key dengan nada yang begitu serius hingga membuat bulu kuduk Liora meremang.

"Bilang padanya apa yang telah ibu lakukan padaku. Setelah itu suruh kakak ku mengajak ibu kesini". Lanjut Key

"Lalu apa yang akan kau lakukan padanya ?". Tanya Liora menyernyitkan dahinya

" Tak apa, aku hanya merindukanya". Jawab Key, Liora hanya mengangguk paham

"Siapa nama kakak ku?". Tanya Liora

" Veni Sulistiani ". Jawab Key yang langsung menghilang dari pandangan Liora

     Liora mulai menggeledah kamar Key dengan cekatan, ia pun menemukan Kartu Keluarga Key.
" Akhirnya aku menemukan nya"
Gumam Liora yang mulai melangkah cepat untuk Keluar dari Kamar Key.

      Ketika ia sudah keluar kamar, ia merasa ada yang memperhatikanya. Ya, benar wanita itu, wanita yang sering menampak kan dirinya kepada Liora. Seketika itu wanita itu berjalan, bukan berjalan tapi yang benar melayang di depan Liora dan mengarah ke tangga.
"Sepertinya ia ingin menunjukkan sesuatu".  Gumam Liora mengejar sosok itu.

     Lama ia mengejar sosok itu, dan sekarang ia berada di samping kiri hotel. Namun, ia tak mendapati sosok wanita tadi
"Sial, kenapa dia selalu menghilang disini". Sentak Liora menjambak rambut nya sendiri

" Ra, lo ngapain disitu ". Teriak Rendy dari lantai atas

" Eh. Sini dong". Teriak Liora

        Beberapa menit kemudian, Adam, Rendy, dan Udin  menemui Liora.
"Dari mana lo ". Tanya Rendy.
"Itu gak penting. Kita cari kakak Key sekarang". Jawab Liora mulai berjalan dan diikuti temam-temanya.

" Assalamualaikum." Teriak Liora di depan rumah pak RT

" Walaikumsalam, iyya sebentar". Jawab istri pak RT.

Hotel Angker {Completed}Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang