Author POV
Hari ini sudah memasuki bulan kedua kehamilan Aerilyn.Aldrich sangar berhati-hati dan terlalu menyayangi Aerilyn bahkan jika semut pun yg menggangu Aerilyn ia akan membunuhnya.
"Sayanggg"teriak Aldrich karena menunggu Aerilyn yang sejak dari tadi tidak keluar dari kamar mandi
"Huekkk huekkk"Aerilyn sejak tadi muntah-muntah namun tidak ada nasi yang keluar hanya air saja.Perutnya yang sudah mulai membesar karena anaknya meyebabkan ia susah bergerak
"Aerilyn?!"tanya Aldrich sekali lagi sambil mengetok pintu kamar mandi
Aldrich yang sudah kesal pun dan takut terjadi apa-apa kepada istrinya segera mendobrak pintu kamar mandi
BRAKK
"Aerilyn!"teriak Aldrich kemudian menggendong Aerilyn dan membawanya menuju kasur kemudian memanggil salah satu pelayannya untuk menelfon dokter keluarga Aldrich
"Sudah tidak apa-apa Aldrich.Ini hanya gejala biasa yang di alami ibu hamil biasanya jika masih awal-awal mengandung.Namun saya sarankan Aldrich agar lebih menjaga Aerilyn bahkan menyewa seseorang yang benar-benar bisa membantu masa kehamilan Aerilyn pada saat Aldrich tidak di rumah.Saya akan memberi vitamin ini"kata Dokter kepercayaan keluarga Aldrich
"Baiklah dok terima kasih"kata Aldrich kemudian dokter tersebut keluar dari kamar Aerilyn dan Aldrich.
"Apakah aku perlu menelfon mama sayang?"tanya Aldrich seraya mengelus lembut perut Aeriyln
"Tidak usah Aldrich.Aku tidak apa-apa.Lagi pula ini biasa terjadi pada ibu ibu hamil.Aku tidak ingin merepotkan mama Barra"kata Aerilyn sambil tersenyum tulus
"Baiklah sayang nanti jam 11 akan ada penjaga yang meratmu selama aku tidak ada di rumah"kata Aldrich kemudian mencium pelan bibir Aerilyn
"Sudahlah sana mandi!segera berangkat kerja!nanti jika perawat itu sudah datang aku akan menelfonmu"kata Aerilyn kepada Aldrich
"Baiklah sayang" kat Aldrich kemudian lekas mandi
Aerilyn POV
Setelah suami ku berangkat kerja aku hanya bisa menonton tv di kamar dan makan karna aku tidak di perbolehkan melakukan kerja rumah oleh suami ku yang possesive itu
"Hufft hari yang membosankan.Nak kapan kamu lahir?jika kamu sudah lahir mama pasti tidak akan di landa kebosanan seperti ini"kata Ku kepada bayiku yang di beri respon dengan bergerak nya perutku yang membuatku tertawa
"Ini sudah pukul 11 lalu dimana perawat itu?"kataku
"Emma Tolong telfon perawat yang akan merawatku itu.Ini nomornya"kataku kepada salah satu pelayan di rumahku
"Baiklah nyonya"katanya
"Kau tidak perlu memanggil ku nyonya Emma.Panggil saja aku Aerilyn okey?sudah berapa kali aku katakan?"tanyaku karna aku tidak ingin terlalu di segani di rumah ini
"Tidak nyonya saya takut dengan tuan besar Aldrich"kata Emma sambil menunduk
"Kalau begitu jika suamiku itu sedang tidak ada kamu panggil saja aku Aerilyn okey?"kayaku
"Hm..m baiklah A.eri..lyn"lata Emma sambil terbata yang membuatku tersenyum
"Saya permisi dulu nyonya"kata Emma
"Iya emma sekalian ya aku minta tolong untuk di ambilkan mangga muda karena aku sangat ingin memakan itu sekarang"kataku sambil cemburut dan mengelus perutku yang mulai membesar
"Nyonyaa sangat manis jika seperti itu.Pantas saja tuan besar Aldrich sangat mencintai nyonya.Hati nyonya serta senyuman nyonya sangat tulus.Tidak seperti kebanyakan wanita zaman sekarang"kata Emma yang membuatku tersenyum
"Eitss jangan manggilku nyonya lagi!panggil saja aku AERILYN"kataku dengan nada berpura-pura galak kepada Emma.Lagi pula umurku dan umurnya hanya berbeda sedikit
"Hm..m baiklah AERILYN kalau begitu saya permisi dulu"kata Emma kemudian keluar dari kamarku dan sekarang aku di temani oleh kesepian lagi hingga menunggu perawatku yang ntah kapan datangnya
Huaaaa!fix author balikkk.Auhtor lagi banyak tugas nih:(jadi maklumin yah:) jangan lupa vote sm comennya readersku sayang:) hehe AKU CINTA KALIAN:) CINTA DIA JUGA:) Bye sampai bertemu di part
selanjutnya yaa💦
KAMU SEDANG MEMBACA
PLEASE BE MINE!
Storie d'amore"AKU MERASA SEPERTI MAYAT HIDUP"-Aerilyn "AKU AKAN MENDAPATKAN APA YANG AKU INGINKAN!"-Aldrich #Haii cerita pertama kuu Please jangan di copy yaaa dan satu lagii makasih buat vote sm comennya!See you next part:) DILARANG MENJIPLAK,MENGOPY KARENA AL...
