chap 53

518 64 3
                                        

Chanyeol, mengusap dagunya dengan mencondongkan tubuhnya dengan posisi duduk."Aneh kenapa keyra di pulangin?" ucapnya. Dan di angguki oleh semua orang.

"Hmm mungkin June cuma ngincar istri lo Lay" ucap Baekhyun, sambil menyesap secangkir kopi hitam di depannya.

Jari tangan Xiumin tengah asik menari di atas iPad nya. Melacak keberadaan Rara. "Posisi terakhir ponselnya ada di daerah gedung tua" ucap nya sambil masih fokus ke iPad miliknya. "Uhmm.. Di seberang kota!" ucap xiumin lagi.

"Gue berangkat kesana!" ucap Lay, kemudian Lay langsung bangkit dari duduknya mengambil jaket kulit hitam, dan bergegas melangkah keluar. Baru 2 langkah, langkah nya terhenti saat Chen mencegah nya dengan memegang bahunya.

"Lay, lo jangan gegabah! Lo tau sendiri June itu licik!" ucap Chen.
"Chen bener Lay! Kita susun rencana dulu, baru kita berangkat kesana bareng-bareng" tukas Kyungsoo. Dan semua orang mengangguk setuju.

Lay tak berkutik, dia masih tetap berdiri di tempatnya." Lay please! Demi adek gue.. " ucap Chanyeol memelas. Lay kembali duduk bersama teman-teman nya membahas serta menyusun rencana.

🍃🍃🍃🍃🍃

Waktu menunjukkan pukul 21.00, sinar bulan menembus kaca jendela di ruangan dimana seorang gadis tengah tertidur dengan mata yang sembab dan posisi tidur duduk.

Gadis itu mengerjapkan matanya menyesuaikan cahaya bulan yang masuk mengenai matanya yang terasa pegal. Matanya tertuju pada laki-laki yang tengah duduk di kursi dengan meja kotak di hadapannya.

Laki-laki itu tengah melihat hamparan kebun di malam hari dengan sedikit cahaya lampu dan cahaya bulan yang menyinari. "Sudah bangun sayang?" ucap laki-laki itu lembut, tanpa mengalihkan pandangannya ke kebun lewat jendela.

Gadis itu berdecih, "lepaskan gue brengsek!!" ucap gadis itu. Rasa sakit di perutnya kembali terasa, dengan susah payah dia menahan rasa sakit itu.

Laki-laki itu menampilkan senyum miringnya menganggapi ucapan wanita itu, tiba-tiba anak buah laki-laki itu datang dengan terengah-engah. Anak buah laki-laki itu yang biasa di kenal dengan nama Wooseok mencoba mengatur nafasnya.

"Bos! Ada laki-laki datang" ucap Wooseok, setelah nafasnya sedikit teratur.

June mengernyitkan dahinya, "Ada berapa?" tanya June pada Wooseok.

"Cuma satu bos, orang itu yang tadi belanja dengan wanitamu itu" jelas Wooseok pada June. "Sekarang dia ada di depan, berontak mau masuk ke dalam. Tapi di tahan sama Mr. Taeyang" ucap Wooseok lagi.

"Hmm, dia cukup pintar! wooseok, Beri wanita yang aku sayangi itu makanan. Mungkin dia lapar" ucap laki-laki itu dan keluar dari ruangan untuk menemui seorang laki-laki yang di maksud oleh Wooseok tadi.

"June!" ucap laki-laki yang datang sendirian dengan mobil ferrari hitam. Dan kini tengah di tahan oleh bodyguard June yang bernama Taeyang tadi.

Sebenarnya hatinya tak tenang, tapi dia berusaha menutupi semua rasa kekhawatiran pada istrinya yang akan nampak di wajah tampannya. Ya laki-laki itu adalah Lay.

"Lepasim dia" titah June dan di turuti oleh Taeyang. Taeyang pun melangkah mundur dan berdiri di samping temannya Daesung.

June tersenyum lebar,"Woho.. Berani juga lo dateng kesini sendiri" ucap June sarkas, dan kedua tangannya mengisyaratkan pada anak buahnya.

Saat Lay hendak bertanya di mana istrinya berada, Lay mendapatkan serangan oleh anak buah June. Beruntungnya Lay sangat pandai dalam beladiri wushu dan 4 anak buah June langsung terkapar tergeletak.

Lay Zhang - [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang