Hai yang terdiam
Sekarang kau lihat ?
Kini dia layu
Lemas, terpuruk
Kenapa kau tanya ?
Karenamu
Lihat
Dia memandangmu
Rona cerah dalam matanya
Pipinya yang bersemu
Bibirnya tertarik keatas
Dia berbisik
Tak bersuara
Tanpa gerakan bibir
Tapi dari matanya
Lalu kalau sudah begini
Bagaimana kau akan bereaksi ?
Dia
Yang tersipu didepanmu
Berharap kau menyambutnya
Binar matanya
Berharap kau tersenyum padanya
Lalu setelah begini bagaimana
Kau yang terdiam
Mata yang berputar
Bingung akan keadaan
Kau memberi dia pupuk
Memberi dia air
Ditengah bunga yang layu
Kau berharap dia sembuh
Kembali mekar
Tapi kau tak tau
Bunga itu berharap padamu
Bunga itu menyukaimu
Kau datang disaat dia jatuh
Lalu kau beri dia tanganmu
Bagaimana bisa kau...
Kau berkata bukan salahmu
Ahhh....
Atau aku yang terlalu bahagia ?
Iya, aku yang salah
Aku terlalu menyambutmu
Aku yang terlalu berbesar hati
Keadaan yang salah
Kau datang tidak tepat
Saat aku layu dan butuh pelukan
Kau datang tanpa tau
Aku mulai nyaman
Maaf aku, aku mengakui
Aku nyaman
Aku nyaman
Ketika sekarang kau sadar
Kau terlalu berlebihan
Entah bagaimana aku bereaksi
Nanti akan kupikir sendiri
Maaf aku nyaman
KAMU SEDANG MEMBACA
Untuk Kamu
PoetryUntuk kamu yang merasakan banyak rasa aneh saat menjadi manusia
