MP-30: Pertarungan Sengit

2.1K 147 1
                                        

KINI suasana menjadi mencekam. Keadaan terdengar sangat ricuh ketika terjadi bentrokan antara kekuatan Justin dan Alex. Dan ya, keduanya sekarang benar-benar bertarung secara langsung. Masing-masing dari mereka saling melemparkan kekuatannya kepada lawan.

Namun, nampaknya disini Alex sedikit kewalahan karena Justin melemparkan kekuatannya--disertai dengan amarah yang tercampur baur di dalamnya. Justin terus menyerangnya dengan membabi buta dan tanpa jeda. Terlihat jelas bahwa sekarang merman tersebut sangat marah.

Tetapi walaupun begitu, Alex tidak ingin kalah. Lelaki ini semakin memperbesar skala kekuatannya untuk balik menyerang Justin. Oleh karena itu lah, kini pertarungan tersebut semakin sengit.

Justin saat ini terlihat terus memojokkan Alex dengan kekuatannya, dan tentu saja Alex dengan sigap bisa langsung menghindar. Alex balik menyerang Justin dan berhasil melukai lengan lelaki tersebut.

"Sial!"

Justin tidak menyerah begitu saja. Ia membalas serangan Alex dengan membentuk kekuatan--airnya menjadi sebuah pusaran air yang cukup besar. Itu adalah kali pertamanya ia mengeluarkan kekuatannya dalam energi yang dahsyat seperti ini. Tetapi sungguh, Amarah Justin sekarang sudah berada di ujung tanduk. Dirinya sangat marah kepada Alex yang telah memperlakukan Bella dengan tidak baik.

Saat pusaran air tersebut melesat menuju Alex--dan Alex sendiri sudah siap untuk menghadangnya, tiba-tiba saja sebuah semburat cahaya besar muncul bersamaan dengan lenyapnya pusaran air yang dibuat oleh Justin tadi. Kemunculan cahaya tersebut sukses membuat Justin dan Alex refleks memejamkan mata karena merasa silau akan cahayanya.

Selanjutnya, dari dalam cahaya tersebut, muncul sesosok merman berekor hijau dengan jenggot putih yang menjulur panjang kini berada tepat di antara jarak Justin dan Alex. Seluruh tubuhnya mengeluarkan cahaya, sementara di kepalanya terpasang sebuah mahkota besar yang berkilauan.

Menyadari sosok siapa itu, Justin dan Alex secara otomatis membungkukkan tubuhnya--bermaksud untuk memberikan penghormatan.

Ya, sosok merman itu adalah Dewa Laut. Dia adalah raja di antara semua raja di seluruh kerajaan laut yang ada di sini. Sosoknya yang agung itu membuat semua para duyung merasa sangat segan dengan keberadaannya. Dan jangan lupa bahwa dia juga lah, yang menentukan pasangan dari setiap calon penerus raja di masa depan.

"Apa yang terjadi? Kenapa kalian bertarung seperti ini!" tanya Dewa Laut dengan suara yang terdengar dengan sangat jelas dan menggema.

Justin melirik ke arah Alex secara sekilas, kemudian menjawab, "Dia telah merebut mate-ku dan berusaha untuk menikahinya."

"Tidak! Bella adalah mate-ku! Dia memang ditakdirkan untuk bersamaku, Yang Mulia!" bantah Alex, mencoba untuk membela diri.

Di sisi lain, Bella nampak sudah terbangun dari pingsannya. Kemudian gadis ini terkejut ketika melihat sesosok merman bercahaya kini berada di antara Justin dan Alex. Dan terbangunnya Bella ini, di sadari oleh Dewa laut.

"Kemarilah, Bella!"

Bella tersentak ketika sosok itu tiba-tiba memanggilnya, begitu pula dengan Justin dan Alex yang sedikit kaget ketika melihat Bella sudah tersadar dari pingsannya.

Bella mengalihkan pandangannya ke arah Justin--kemudian tersenyum kecil Justin melemparkan senyumannya kepadanya. Bella tidak tau apa yang telah terjadi selama ia pingsan. Tetapi yang pasti, dirinya menjadi lebih lega ketika mengetahui bahwa Justin ada disini.

Mermaid Princess [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang