KETUKAN pintu yang semakin mengeras tidak berhasil membuat pintu tersebut terbuka. Sudah sekian menit lamanya Bella diam di sini sambil mengetuk, menggebrak, bahkan menendang pintu itu agar seseorang dari luar mau membukanya. Tapi, hasilnya nihil. Namun keresahan Bella semakin menjadi-jadi.
Ingin sekali Bella keluar dari kamar itu dan pergi menemui Alex di luar sana. Kenapa juga Justin bilang bahwa Alex berubah menjadi jahat? Padahal Bella sangat tahu bagaimana sikap Alex di daratan dulu. Senakal-nakalnya dia, Alex tidak pernah sekalipun menyakiti Bella.
"Siapa di dalam?"
Suara itu membuat Bella terhenyak. Ia langsung antusias ketika tersadar bahwa ada seseorang di luar sana.
"Bisakah kau membuka pintu ini? Aku terkunci di dalam," balas Bella tak sabar.
"Bagaimana bisa? Ini kan kamar Pangeran. Bagaimana bisa kau masuk dan terkunci di dalam?"
Bella terdiam. Ia harus mencari alibi yang bagus agar orang itu mau mengeluarkannya dari sini.
"Aku pelayan baru di sini. Jadi aku tidak sengaja masuk ke ruangan ini hingga akhirnya pintunya terkunci secara tiba-tiba. Tolong aku ..."
Dan tanpa perlu menunggu lagi, pintu tersebut akhirnya terbuka. Bella tersenyum lebar karnanya.
"Terimakasih."
Kini, di hadapan Bella berdiri sesosok mermaid cantik berambut pendek lurus yang tengah menatapnya dengan tatapan bingung.
"Sejak kapan kau terkunci di dalam?" tanyanya kemudian.
Bella bergumam. "Ng ... beberapa menit yang lalu."
"Apa kau benar-benar seorang pelayan? Penampilanmu ini tidak memperlihatkan bahwa kau ada di kalangan bawah. Kau juga sangat cantik. Sebenarnya siapa kau?" tanya mermaid itu beruntun, membuat Bella menjadi gugup seketika.
"Aku ..." Sebelum Bella menyelesaikan ucapannya, suara dentuman keras mengagetkan mereka berdua. Itu ... terdengar di luar istana. Bella berpikir, apakah itu ulah Alex?
"Hey, kau mau kemana!" Bella yang awalnya hendak pergi, sekarang tertahan karna lengannya dipegang oleh mermaid yang telah menolongnya tadi.
"Aku ingin melihat keadaan diluar."
"Jangan! Pangeran Justin memerintahkan kepada semua orang untuk tetap diam di dalam istana. Di luar sedang ada bahaya," cegah mermaid itu.
"Tapi aku harus melihatnya!" balas Bella tidak sabaran.
"Tetap diam di sini. Turuti perintahku!"
"Memangnya kau siapa sehingga aku harus menuruti perintahmu?" jawab Bella sedikit kesal. Ia juga melepaskan genggaman mermaid itu di lengannya.
Mermaid tersebut menyilangkan kedua tangannya di depan dada dan menatap Bella dengan tatapan tajam. "Aku putri di kerajaan ini. Princess Lissa, adik kandung dari pangeran Justin!"
***
Alex tidak henti-hentinya menyerang Justin dengan kekuatannya. Nampak jelas bahwa Alex sangat marah sekarang. Ucapan Justin di beberapa waktu yang lalu terus terngiang di kepalanya.
"... Seberapa keras kau ingin mendapatkan Bella, tetapi jika takdir ingin aku yang menjadi pendamping hidupnya, kau bisa apa?"
"AAARGH!" Alex mengerang kesal ketika Justin selalu berhasil menghindari serangannya. Amarahnya kian memuncak. Sementara Justin terlihat lihai--kesana-kemari, hingga kekuatan Alex tidak sedikitpun menyentuhnya.
Saat Alex hendak kembali menyerang Justin, kedatangan dua sosok mermaid sukses menghentikan aksinya.
"ALEX, HENTIKAN!" teriak Bella yang baru saja muncul, dengan Lissa yang berenang mengikutinya dari belakang.
"Bella?"
Justin yang juga tersadar dengan kedatangan Bella, ikut memfokuskan perhatiannya pada gadis itu.
"Hentikan semua ini, Alex," ujar Bella, yang semakin berenang mendekati Alex.
Alex terdiam kaku di tempatnya. Matanya terus tertuju kepada satu titik, yaitu Bella. Kaki jenjangnya yang biasa Alex lihat, sekarang telah berganti menjadi ekor berwarna biru cerah.
"Bella, berhenti! Jangan dekati dia!" teriak Justin di belakang sana, tetapi Bella masih berenang maju mendekati sosok yang masih diliputi oleh amarah itu.
"Hentikan semua ini. Aku baik-baik saja," ujar Bella lembut. Ia sekarang telah berada tepat di depan sosok itu.
Namun, saat itu amarah Alex masih belum mereda. Mata lelaki tersebut masih merah dengan kedua tangan yang mengepal. Memang, ucapan Justin berefek sangat besar terhadap suasana hatinya.
Tangan Bella bergerak untuk menyentuh lengan Alex. "Alex--"
"DIAM!" Alex menepis tangan Bella dengan sangat keras sehingga berhasil membuat gadis itu tersungkur jatuh karnanya.
"ALEX!" teriak Justin yang kaget melihat sikap Alex terhadap Bella. Dan itu akhirnya membuat Alex tersadar, hingga membuat sosok itu refleks menoleh ke arah Bella yang telah terjatuh karnanya.
Mata Alex membulat ketika ia melihat bahwa, kini gadis itu ...
telah jatuh pingsan.
_______________________________________
KAMU SEDANG MEMBACA
Mermaid Princess [END]
Fantasi[Fantasy-Romance] Kedatangan sesosok Pria tampan di kehidupannya, membuat semua pertanyaan yang selama ini terpendam di benak Bella, akhirnya satu demi satu mulai terungkap. Dari kejadian-kejadian gila yang diluar naluri, hingga kebenaran-kebenaran...
![Mermaid Princess [END]](https://img.wattpad.com/cover/180062420-64-k549177.jpg)