Rayhan dan Isyana yang bersahabat dari Sekolah Dasar sampai menginjak Sekolah Menengah Atas. Awalnya mereka saling menyayangi sebagai teman, Namun takdir berkata lain. Isyana selalu ada di hati Rayhan, dan begitu sebaliknya. Akankah mereka bisa sela...
Lo tuh kenapa sih Ray? Kenapa lo seneng banget buat gue khawatir?!
-Isyana Sarasvati Wardhana-
---
Jam menunjukkan pukul jam 8 Malam, Isyana sedang merapihkan rambutnya di depan cermin, mengoles liptint berwarna cherry ke bibir mungilnya dan tidak lupa ia menyemprotkan parfume beberapa kali kebajunya baju kotak kotak merahnya yang dipadukan dengan celana jeansnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Isyana yang sudah siap dengan tampilannya mengalihkan pandangannya ke arah jam dinding kamarnya, sudah pukul jam setengah 9 malam, Ia berjalan ke baklon kamarnya, Isyana memandang lurus ke balkon seberang rumahnya, balkon kamar itu terlihat gelap, dan ia menengok ke arah bawah rumahnya, belum ada tanda tanda kedatangan orang yang ia tunggu. "Rayhan kemana sih?!" Keluh Isyana.
Isyana memutuskan keluar dari kamarnya dan melangkah untuk keluar dari rumah, "MI ISYAN BERANGKAT YA!"
Fani yang sedang berada di dapur berteriak, "MAU KEMANA SYAN?!"
"JALAN SAMA RAYHAN MI!"
"YAUDAH HATI-HATI SYAN!"
"IYA MI!"
Setelah Isyana keluar dari rumahnya ia langsung menuju ke rumah Rayhan, motor Rayhan masih ada di dalam pagar rumahnya, "dia lupa punya janji sama gue?!"
Isyana mencoba membuka pagar rumah Rayhan, namun ternyata di gembok. "ASSALAMU'ALAIKUM!!!" Teriak Isyana sambil memencet bell rumah Rayhan.
Tak lama kemudian Bi Neneng datang menghampiri Isyana yang sedang menunggu di depan pagar, Bi Neneg membukakan pagar agar Isyana bisa masuk, "eh neng Isyan.."
"Bi, Rayhan kemana?"
"Dikamar non, dari pagi ga keluar kamar."
Isyana bingung, "Kenapa bi?"
Bi Neneng menggelekan kepalanya dan mengangkat bahunya pertanda ia tak mengetahuinya.
"Yaudah aku ke kamar Rayhan ya bi!"
Bi Neneg mengangguk, "Iya neng.."
Saat Isyana memasuki rumah Rayhan ia hanya tinggal jalan lurus sejauh 4 meter untuk menuju tangga ke kamar Rayhan, Isyana membuka gagang pintu kamar Rayhan berlahan, yang Isyana lihat pertamakali saat memasuki kamar Rayhan adalah.. Kegelapan.