Haneul POV
Aku dan si Taehyung ini sekarang sudah berada dimobil dengan suasana canggung sepertinya, karena sejak tadi dia belum mau bicara.
Entah mau kemana terserah dia sajalah aku ngikut. Tapi aku ini tipe orang yang ceria ah bisa dibilang doyan ngomong, tanpa pikir panjang aku bicara lebih dulu.
"Aku harus memanggilmu apa? Oppa atau.." tanyaku.
"Oppa saja." jawabanya singkat.
"Oh baiklah oppa!" aku mengetes.
"Oppa?" panggilku.
"Hmm?" gumamnya.
"Kenapa kau mau dijodohkan denganku?" Tanyaku ragu.
"Ya! Siapa yang mau dijodohkan dengamu? Ini hanyalah sebuah pemaksaan." jawabnya penuh penekanan.
Baiklah aku akan diam dan tak mau bertanya lagi.
Sebenarnya aku juga tak mau dijodohkan seperti ini karena disisi lain aku sudah memiliki namjachingu.
Tak lama kemudian ia mulai bicara.
"Lalu kau sendiri kenapa mau dijodohkan denganku?"
Aku meliriknya sebentar memastikan bahwa ia berbicara denganku atau bukan.
"sebenarnya aku tak menyetujuinya tetapi.." belum selesai bicara sudah dipotong oleh si Taehyung ini.
"Aku tahu tak perlu dilanjutkan, kau pasti berubah pikiran setelah melihat ketampananku kan?" ucapnya sambil memainkan rambutnya.
Aku menatapnya aneh.
"Kenapa menatapku begitu?!" sambarnya.
"Dasar tak tau diri, Aku Kim Haneul bersumpah semoga tidak ada lagi manusia sepertimu didunia ini!" lanjutku.
"Ya! Aku bahkan belum menyetujui perjodohan ini tapi kau sudah memgambil margaku saja." cetusnya.
"Margamu? Itu margaku!" jelasku.
"Jadi margamu juga Kim?" tanyanya.
"Iya margaku Kim, Kim Haneul. Eitss jangan bilang margmu juga Kim!" ketusku.
"Iya margaku Kim, Kim Taehyung!" balasnya sambil memicingkan mata.
"Itu margaku!" teriakku.
"Margaku," ucapnya dengan nada mengejek.
"Margakuuuuuu!" kini aku semakin berteriak.
Taehyung pov.
"Margakuuuuuu!" kini ia berteriak semakin kencang.
Tringgg! Tringgg!
Namjoon hyung is calling..
"Sudah suaramu cempreng seperti toa masjid," ledekku agar si Kim ini mau diam.
"Yeoboseyo hyung?"
"Hei kau dimana? Kami semua sudah berkumpul disini,"
"Hyung sepertinya aku tidak.."
"Sudah-sudah Pokoknya kau harus datang dalam waktu 30 menit jika kau tak datang aku kick dari grup!"
"Tapi hyung.."
Tut! Tut!
Baiklah aku harus membawa si Kim ini sekarang kedepan mereka, Aku bisa diledek habis habisan nanti.
Tapi jika tidak..
Ah baiklah aku akan membawanya.
"Ya! Kita ke basecamp ku dulu ya." ucapku padanya.
"Kemana?" tanyanya.
"Sudah ku bilang ke basecamp ku," timpalku.
"Iya dimana Tuan Kim!" ketusnya.
"Tentu saja dibasecamp ku Nyonya Kim!" ucapku menirukan nada bicaranya.
"Terserah," ia mendengus.
-
-
-
Kami sudah sampai di basecamp Bangtan. Jujur sebenarnya aku tidak, ah baiklah tapi aku harus masuk.
"Ayo turun, tunggu apa lagi!" ketusnya yang sudah ada diluar mobil entah sejak kapan.
Aku keluar dan menghembus nafas dalam-dalam.
"Kau kenapa? Tegang sekali seperti akan diterkam harimau," ucapnya lagi.
"Iya, kau harimaunya! Sudah ayo masuk." ketusku.
Aku dan si Nyonya Kim ini langsung masuk dan duduk tanpa mengucapkan sepatah katapun, tapi..
"Hai.." sapa Haneul yang aku yakin ia tak tahu siapa si bangtan itu.
"Woah siapa dia Tae? Daebak Tae tak kalah hebat dari Jungkook saat memilih perempuan!" ucap Hoseok Hyung heboh.
"Siapa namanya Tae?" tanya Jin.
"Kim Haneul." ucapku lesu.
"Woah kalian sudah menikah eoh? Secepat ini mengubah marga? Daebak Kim Taehyung." Sekarang Jimin ikut heboh.
"Ya!" ucap aku dan Haneul bersamaan dengan tak sengaja.
"Woah, mereka serasi ya," sambar Jungkook.
"Marga kami memang sama!" ucap kami bersamaan lagi.
"Ah kalian benar-benar cocok," sahut Namjoon hyung yang datang dari dapur dengan secangkir kopi.
"Terserah," ucapku pasrah.
***
Anneyong👋🏻
Hehehe kita lanjut part
Selanjutnya ya tenang
Masih tentang Alien yang
Turun dari surga ini wkwkwk😂
Hayo siapa yang ngebias Tae:)
Comment dibawah👇
Jangan lupa vote😇
KAMU SEDANG MEMBACA
BTS; YOUR HUSBAND
FanfictionIni hanyalah kisah fiksi, jadi tidak perlu dilebih-lebihkan. Tidak ada kerjasama apapun dengan BigHit atau siapapun bahkan cerita ini tidak mencerminkan kehidupan BTS seperti sesungguhnya. Jadi anggap saja ini hanyalah cerita penghibur penggemar yah...
