25.Girlfriend (Jin)

70 5 0
                                        

Jin dan Eunji nampak telah keluar dari suatu kantor dinas, mereka sudah selesai mengurus masalah KTP Jin.

Mereka langsung menuju mobil dan menjalankan mobilnya.

Setelah berada dimobil Jin mencoba memulai pembicaraan.

"Mau makan siang bersamaku?" tanya Jin pada Eunji.

"Kau yang traktir ya? Aku kan sudah menemanimu membuat KTP." goda Eunji.

"Tanpa kau minta juga aku yang bayar, aku kan calon suamimu." Ucap Jin pelan harap Eunji tak mendengarnya.

"Apa? Aku tidak mendengarnya?" tanya Eunji melongokkan wajahnya pada wajah Jin.

Jin gelagapan dan terkejut melihat wajah Eunji.

"Tak perlu ngedumel seperti itu, yang tadi hanya bercanda." gerutu Eunji.

"Ah, tidak bukan itu." elak Jin.

"Sudahlah lupakan hal itu, ngomong-ngomong apa kau sudah punya..." alih Jin.

"Punya apa?" tanya Eunji penasaran.

"Eum, punya.." lidah Jin seakan kelu saat ingin melanjutkan perkataannya.

"Aku belum punya anak, apa wajahku terlihat tua?" tanya Eunji sambil memegangi wajahnya.

"Bukan." jawab Jin terkekeh.

"Lalu apa cepat katakan?!" tegas Eunji.

"Apa kau sudah punya pacar?" ceplos Jin gelagapan, Eunji hanya terkekeh melihat sikap Jin.

"Memangnya jika aku sudah punya pacar kenapa?" tanya Eunji balik.

"Berarti kau belum punya pacar." ucap Jin.

"Kau ini lucu bertanya sendiri menjawab sendiri." Eunji tertawa, Jin hanya tersenyum.

"Memangnya jika aku belum punya pacar kenapa? Jika aku sudah punya pacar kenapa?" lanjut Eunji.

"Itu artinya kau sudah punya pacar." ucap Jin lagi.

"Bagaimana bisa?" tanya Eunji bertubi-tubi.

"Akulah pacarmu, barusan kan kau menerimaku." kata Jin penuh harap, Eunji hanya tersipu malu mendengar perkataan Jin.

"Jadi sekarang kita berpacaran?" lanjut Jin.

Eunji hanya mengangguk dan tersenyum simpul memandang Jin.

***

sudah seharian penuh Jin dan Eunji menghabiskan waktu bersama, tak terasa malam semakin larut.

Jin pun segera mengantarkan Eunji kembali kerumahnya.

"Kalau sudah sampai rumah kabari aku ya." pesan Eunji pada Jin, Jin hanya mengangguk.

"Jangan ngebut-ngebut, jika mengantuk segera cari rest area!" lanjutnya, Jin masih mengangguk.

"Sampai rumah isti.." henti Eunji.

Belum selesai Eunji berbicara, Jin langsung mengecup bibir Eunji sekilas.

"Hei, apa-apaan kau ini nanti jika appa-ku lihat ini bisa bahaya!" tegur Eunji.

"Biarkan saja!" balas Jin datar.

"Kenapa bisa begitu?" tanya Eunji penasaran.

"Biar kita segera dinikahkan." enteng Jin.

"Gembel!" seru Eunji, Jin pun mengerutkan dahinya.

"Oh, gombal maksudku." lanjut Eunji terkekeh, Jin hanya geleng-geleng.

***

Anneyong:>

Akhirnya aku rajin up kan;)

Maka komment dan likenya aku tunggu🐣

BTS; YOUR HUSBANDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang