30.The Most Beautiful Present

73 4 0
                                        

Iyah! Ternyata sesuatu yang awalnya tak mungkin bagiku, tapi sekarang benar-benar dihadapanku.

JIMIN OPPA!!!

Matanya berbinar menatapku dibalut air mata yang hampir keluar membuatnya segera memelukku.

Dan tanpa aku sadari aku pun terisak dipelukannya.

"Oppa, disini?" tanyaku tanpa melepas pelukannya.

"Mengapa tidak? Jika Jimin kecil ini sudah menanti?" Jimin oppa melepas pelukannya dan jongkok beralih mengelus perutku lembut.

"Op-Oppa tahu darimana?" tanyaku tak karuan.

"Hei! Mataku ada dimana-mana!" Ucapnya sambil menyolek hidungku.

Dan tiba-tiba satu persatu pasukan Bangtan mulai datang.

"Kalian?" ucapku menyemberutkan wajahku sambil menatap Raemi dan Yoongi.

"Mianhe!" ucap Raemi sambil menyengir kuda.

Akupun kembali terisak dan Jimin kembali memelukku.

"Sudah! Sudah!" sambil mengecup puncak kepalaku.

"Terus saja sampai pagi begini terus!" protes Taehyung.

"Cemburu saja! Ayo masuk, biarkan mereka berdua saling melepas rindu!!" sambar Hoseok, yang lain hanya terkekeh.

"Ayo masuk! Masuk!" Namjoon pun masuk diikuti yang lainnya.

***

Flashback On

Setelah Yoongi dan Raemi pulang dari rumah Hyora.

Dimobil!!

Raemi masih diam dengan wajah cemberutnya, Yoongi pun mengambil nafas dalam-dalam dan ancang-ancang akan bicara.

"Masih marah?" tanya Yoongi singkat.

"Y!" jawab Raemi lebih singkat.

"O!" timpal Yoongi.

"Ih! Kamu tuh kalo aku bilang singkat artinya aku marah!" semprot Raemi.

Yoongi tertegun melihat Raemi mulai memuncak.

"Ya marah kenapa sih?" Kata Yoongi basa-basi.

"Masih nanya?!!" tanya Raemi ketus, Yoongi hanya mengangguk-angguk.

Raemi mengambil nafas sedalam-dalamnya, Yoongi pun mengernyit.

"Kamu tuh ya, tadi harusnya bela aku! Ga usah bela-bela sahabat kamu! Karena kalo kamu bela aku kamu otomatis bela Hyora noona!
Tapi yaudahlah, kan aku udah bilang semua laki-laki itu sama!!" kata Raemi pangjang kali lebar kali tinggi!

"MUNCRAT!!" kata Yoongi sambil mengusap wajahnya.

Kini Raemi hanya diam seribu bahasa.

Mereka diam pun hanya diam dalam beberapa saat.

Jujur, hal seperti ini lah yang Yoongi takuti! Yoongi lebih baik Raemi marah-marah seperti tadi dari pada diam seperti ini.

"Jadi maunya gimana?" kata Yoongi memberanikan diri.

"Ya kasih tau lah temen-temen Bangsat mu itu! Eh Bangtan salah salah!" ceplos Raemi.

"Sengaja banget!" kata Yoongi sambil menatap Raemi malas.

"Ih! Orang typo gimana si!" tegas Raemi.

"Ada typo dimulut!" timpal Yoongi lagi.

"Aku turun deh!" ngambek Raemi.

"Iya iya! Typo typo! Nih aku mau kasih tau mereka!" tahan Yoongi.

***

Aku rajin! Aku rajin!

Wkwkwkkwkw

Like comment kalian selalu aku nanti uwuuuuuu:*

BTS; YOUR HUSBANDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang