Raemi POV
Aku terbangun dari tidurku, melihat jam dan sekarang sudah jam 8.
"Baru jam 8" -batinku
"Mwo? Jam 8!" kini aku benar benar berteriak setelah aku baru sadar.
Hari ini aku sudah janji akan bertemu dengan para istri bangtan atas ajakan Eunji Eonni.
Akupun berjalan keluar kamar, dan melongok kebawah.
Seperti yang kalian ketahui, kamarku berada diatas jadi dengan mudah aku melihat ke meja makan ada Yoon atau tidak.
Mataku masih menelusuri ke bawah, tapi tak ada Yoongi oppa.
"Eomma! Yoongi oppa sudah pulang?" tanyaku pada eomma yang sedang menata piring.
"Bahkan Yoon belum kesini sama sekali." jawabnya.
Aku mengerutkan dahinya, aku pun kembali masuk kamar bermaksud menghubungi Yoongi oppa.
Tetapi setelah aku melihat jam berapa ini, keinginanku langsung kuurungkan.
Aku bisa menghubunginya di cafe nanti, mungkin sekarang ia masih tidur.
***
Aku sudah sampai di lobby cafe RV Seoul, Tanpa ragu aku melangkahkan kakiku masuk ke cafe.
Ketika aku masuk aku bisa melihat, Haera, Nami, Yerin, Haneul, dan Eunji eonni.
Aku rasa hanya aku dan Hyora yang belum tiba, aku pun langsung menghampiri mereka.
"Raemi eonni!" sapa mereka padaku.
Aku hanya memberikan senyum simpul kepada mereka.
"Itu Hyora eonni sampai juga," lanjut Yerin.
Aku pun membalikkan tubuhku dan bisa melihat Hyora yang sedang dituntun Jimin menghampiri kami.
"Cute sekali, kandungan belum satu bulan saja sudah dituntun apalagi sudah sebesar Nami." goda Eunji eonni Sambil mengelus-elus perut Nami.
"Sudah jangan menggoda mereka eonni," sanggah Nami.
Aku hanya tersenyum-senyum melihat mereka yang saling sahut-menyahut menggoda Jimin dan Hyora.
"Menyenangkan sekali bisa diantar suami kesayangan yah," lanjut ku.
"Kau tak diantar Yoongi hyung, eoh?" tanya Jimin padaku.
Aku menggeleng sambil tersenyum kecut.
"Apa dia tidak di basecamp?" alihku.
"Aku baru saja mau kesana." jawabnya.
"Kenapa aku bodoh?" sambarku sambil menepuk jidatku.
"Yasudah aku duluan yah, aku titip Hyora." ucapnya sedikit berbisik.
Hyora menyikut perut Jimin pelan.
Benar apa kata Eunji eonni, mereka memang cute.
"Tentu saja Tuan Park!" kata Haneul yang berada disamping Hyora sambil merangkulnya.
Kami hanya terkekeh melihat kelakuannya, sama sekali tidak jauh beda dari Taehyung.
"Yasudah dah~" Jimin pun akhirnya benar-benar pergi setelah terjebak di dalam obrolan ibu-ibu rempong ini.
"Baiklah, ada apa memangnya eonni?" tanya Haera ingin tahu.
"Oh, ini adalah sebuah kabar gembira." jawab Eunji eonni semangat.
"Mwo?" tanya kami serempak.
Selagi Eunji eonni, berkutat mencari sesuatu yang ia cari aku membuka ponselku menentukan si Yoon itu menghubungi aku tidak.
Tapi, tidak sama sekali!
Dia kenapa eoh? Karna kemarin aku tidak mau menemaninya sarapan? Baperan sekalin huh!
Aku mendengus kesal, sampai yang lain mengalihkan pandangan dari Eunji eonni padaku.
Aku melihat mereka satu persatu yang melihatku dengan tatapan mengintimidasi.
"Aku mau menghubungi Yoongi oppa dulu yah, dari semalam ia belum mengabariku." jelasku, mereka pun mengangguk sambil menatap satu sama lain.
***
Iam kembekk
Baru dapet waktu senggang nih buat updatee
Gara2 libur corona aing gabut
Gimana gimana?
Jangan lupa like and comment ya!
KAMU SEDANG MEMBACA
BTS; YOUR HUSBAND
Fiksi PenggemarIni hanyalah kisah fiksi, jadi tidak perlu dilebih-lebihkan. Tidak ada kerjasama apapun dengan BigHit atau siapapun bahkan cerita ini tidak mencerminkan kehidupan BTS seperti sesungguhnya. Jadi anggap saja ini hanyalah cerita penghibur penggemar yah...
