Aku merebahkan tubuhku pada sofa dirumahku. Aku mendengus kasar. Aku benar-benar lelah, baru hari pertama aku sudah diberi pekerjaan yang benar-benar banyak oleh CEO menjijikan itu. Iya Yoongi gila itu.
"Kenapa sih sayang." Jimin mulai bertanya padaku.
"Aku tuh sebel tau gak!" jawabku ketus.
"kenapa sih?"
"CEO gila itu ngasih aku banyak banget pekerjaan."
"Kan kamu sendiri yang minta kerja." jawabnya mengejekku.
"Iya Jim, tapi aku tuh sebelumnya udah pernah ngerasain kerja, tapi kan ngak kaya gini."
"Jadi gimana? Mau keluar?"
"Ya enggak lah! Aku harus bisa buktiin ke dia bahwa aku tuh mampu." aku berdiri menghadapnya.
"Okey sayang, semangat! Ia juga berdiri menyemangatiku.
***
Semuanya kembali normal kembali seperti biasanya. Angin sepoi-sepoi itu menerpa wajah suntukku yang masih berada diranjang. Tidak seperti kemarin, Jimin pagi ini masih tertidur pulas disampingku. Aku memperhatikan wajahnya, dia pasti sangat kelelahan berlatih.
Aku meninggalkanya yang masih tidur, dan langsung kedapur untuk membuat sarapan.
Aku rasa hari ini pasti akan lebih melelahkan dari hari kemarin dasar Tuan besar menyebalkan.
-
-
-
Aku sudah selesai memasak, tetapi Jimin masih tertidur pulas ditempat tidurnya.
"Sayang, bangun udah siang loh!" aku mencoba membangunkannya.
"Huaaaa.." ia menguap.
"Bangun dong sayang!"
"5 menit lagi yah, aku capek banget." pintanya.
"Enggak ada 5 menit, 5 menitan lagi! Cepet bangun ngak!" tolakku.
"Morning kiss." pintanya sambil memonyongkan bibir sexinya itu.
***
KAMU SEDANG MEMBACA
BTS; YOUR HUSBAND
Fiksi PenggemarIni hanyalah kisah fiksi, jadi tidak perlu dilebih-lebihkan. Tidak ada kerjasama apapun dengan BigHit atau siapapun bahkan cerita ini tidak mencerminkan kehidupan BTS seperti sesungguhnya. Jadi anggap saja ini hanyalah cerita penghibur penggemar yah...
