Mereka pun masuk, dan mendudukan bokongnya masing-masing di kursi.
"Ada apa? Tiba-tiba aku kedatangan tamu penting?" tanya Hyora memulai pembicaraan.
"Biasa saja." rendah Raemi.
"Kau gendutan eonni." ucap Hyora terkekeh.
"Mworago?" Reami memegangi pipinya, panik.
"Aku hanya bercanda, kau slalu begitu jika dibilang gendutan." Hyora tertawa sejadi-jadinya.
Uhuk... Uhuk...
Obrolan Raemi dan Hyora pun terhenti ketika mendengar suara batuk yang berasal dari Yoongi.
Yoongi memandang ke arah lain sambil memegangi lehernya.
"Hari ini cuacanya panas sekali." umpat Yoongi dengan tetap memegangi lehernya.
Hyora yang mulai mengerti dengan apa yang Yoongi maksudpun mengangkat kedua alisnya.
"Mianhe, aku sampai lupa tamu kita belum diberi minuman." kata Hyora sambil tersenyum.
"Mau minum apa?" lanjut Hyora.
"Apa saja noona, tidak usah repot-repot." ramah Raemi.
"Iya apa saja, yang penting manis, berwarna, dan dingin." celoteh Yoongi.
Raemi pun menginjak kaki Yoongi sambil membelakakan kedua matanya, hal itu membuat Yoongi tertegun.
Hyora hanya terkekeh melihat tingkah kedua pasangan ini.
Tak lama kemudian Hyora kembali dari dapur dengan dua gelas sirup diatas nampan yang ia bawa.
"Maaf agak lama." kata Hyora sambil menaruh gelasnya di meja.
"Tidak apa-apa." kata Raemi sambil tersenyum simpul.
"Oh iya ada apa tadi?" tanya Hyora.
"Maksud kedatangan kami kesini, ingin meminta bantuanmu membuat baju pengantin kami, aku yakin nanti hasilnya pasti sangat cantik." jelas Raemi sambil sesekali menatap Yoongi.
"Senang mendengar kalian akan menikah dalam waktu dekat," kata Hyora dengan tatapan berbinar.
"Tapi, sepertinya aku tidak bisa membantu banyak." lanjut Hyora agak lusuh.
"Kenapa?" tanya Raemi dan Yoongi bersamaan, melihat hal itu Hyora tersenyum lebar.
"Sekarang aku berbadan dua." jawabku pelan.
"Nonna hamil?" ucap Yoongi dan Raemi bersamaan lagi.
"Kalian lucu sekali." Hyora tertawa tak henti-hentinya.
"Secepat ini? DAEBAK!!!" histeris Yoongi.
"Nanti jika aku dan kau sudah menikah, kita tidak boleh kalah dengan si Bantet ya! Kita harus mencetak rekor!!" lanjut Yoongi lebih heboh.
"Apa si? Emang apaan direkor-rekor?!" ketus Raemi.
Hyora hanya bisa tersenyum-senyum melihat kelakuan mereka berdua sedari tadi.
"Jimin oppa sudah tau eonni?" alih Raemi bertanya pada Hyora.
Hyora menggeleng sambil tersenyum simpul, untuk menutupi rasa sakit yang mungkin ia rasakan.
"MWO!!" teriak Raemi dan Yoongi histeris.
***
I'am back!!!!
Wkwkwkwk
Like comment nya aku tunggu:D
KAMU SEDANG MEMBACA
BTS; YOUR HUSBAND
FanfictionIni hanyalah kisah fiksi, jadi tidak perlu dilebih-lebihkan. Tidak ada kerjasama apapun dengan BigHit atau siapapun bahkan cerita ini tidak mencerminkan kehidupan BTS seperti sesungguhnya. Jadi anggap saja ini hanyalah cerita penghibur penggemar yah...
