SMA Origin
Seorang lelaki bermata kecil itu menatap tajam usai keluar dari mobil Audi hitam yang biasa mengantarnya ke tempat ini. Seorang lelaki lain menyusulnya keluar dari dalam mobil, menampakkan diri di depan gedung sekolah dan banyak orang. Mereka Seo bersaudara, berdiri tegap menghadapi dugaan yang diutarakan oleh orang lain.
Seluruh pasang mata yang berada di sekitar terus menatap kehadiran keduanya. Mereka memang sudah lumayan populer sebelumnya, namun namanya semakin terkenal lantaran kasus narkoba di loker sekolah yang melibatkan Seo Marcel.
Dengan berusaha untuk tidak memperdulikan banyak macam tatapan orang, Marcel dan Dean terus berjalan masuk ke dalam gedung. Tak dapat dielak jika mereka mendengar beberapa bisikan yang ditujukan untuk Marcel.
"Oh, jadi dia yang katanya pake marijuana?"
"Mukanya tebel, ya? Masih bisa datang ke sekolah."
"Pede banget, gak malu."
Marcel terlihat tak peduli dari raut wajahnya, namun Dean tahu jika kakaknya sedang merasa emosional di dalam diri. Dean berusaha untuk terus berjalan di samping Marcel, sampai mereka tiba di ruangan komite sekolah.
"Lo gak langsung ke kelas?" Tanya Marcel.
"Gak, gue mau nungguin lo. Jam masuk juga masih lama."
Marcel mengangguk paham, lalu mengetuk pintu ruangan sebelum masuk ke dalamnya. Di dalam sana sudah ada Min Seunghee dan petugas yang kemarin mendampingi mereka untuk memeriksa loker.
"Cel," panggil Seunghee lembut. "Kamu beruntung."
Marcel dan Dean terkejut dengan perkataan Seunghee yang terlalu mendadak. Wanita itu mengisyaratkan Marcel untuk mendekat, kemudian memperlihatkan layar perangkatnya dengan baik.
Awalnya Marcel sedikit ragu untuk menurut, namun insting dan matanya tetap beralih pada layar yang ditunjukkan Seunghee. Mata oriental Marcel memincing, melihat rekaman CCTV koridor loker sekolahnya beberapa waktu lalu.
Rekaman itu memperlihatkan tanggal tepat sehari sebelum libur semester. Di dalam sana muncul seorang remaja lelaki, menukar nama loker Marcel dengan loker orang lain, sebelum memasukkan benda haram yang membuat nama baik Marcel tercoreng.
Tanpa izin Marcel menekan tombol pause pada video, memperhatikan wajah pelaku keparat yang telah menjebaknya.
"Wajahnya masih kurang jelas, tapi pihak penyelidik sekolah akan terus menulusuri semuanya."
Dean terdengar berdehem membuat Marcel menoleh. Dean berkata, "dia sepertinya gak asing, bu. Saya kenal sama dia."
"Dean, dia siapa?" Tanya Marcel.
Dengan berat hati Dean mengungkapkan orang itu. "Dia Kwon Han, sepupu Lillian."
Suara hati Marcel bak bergemuruh, tertampar ucapan Dean yang sangat tidak masuk akal baginya. "Tapi kenapa harus gue, Dean?"
"Gue gak tahu secara jelas kenapa Han bisa begini, tapi—gue sadar kalau dia bukan cuma sepupu buat Lillian."
Flashback
Awal hubungan Marcel dan Lillian renggang
"Lil." Panggil Dean menghampiri seorang gadis yang tengah menunggunya di koridor. "Ada apa?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Superior Mansion
Fanfiction[✓.] Superior Mansion, tempat di mana para pria-single-parent mapan dan berkelas tinggal bersama para buah hati yang beranjak dewasa. © HATESTRAWBERRY
