11. Lo kayak Senja

3.6K 225 3
                                        

Tentang sedih menjadi tawa
Tentang terluka menjadi bahagia
Tentang kebersamaan berujung kenangan.
Ya, semua akan aku jelaskan.
Pada cerita hidup yang akan ku kenang.

****

"Tau gak, semalam pas gue anterin Athena. Gue dengar kayak ada orang yang berantem."

Raskal yang semula akan memejamkan matanya, kini menatap Galang, "Serius lo?" tanya Raskal sedikit berbisik mengingat ada Bu Titin guru sejarah yang sedang menerangkan pelajaran.

"Serius lah anjir, tapi Athena seolah ngalihin topik pembicaraan. Dia pura-pura gak dengar."

Brakk...

"Itu yang jadi penyebab Athena suka nyakitin dirinya sendiri, gue yakin."

Hening.

Raskal baru menyadari bahwa dialah penyebab keheningan sekarang.

Raskal menyengir kaku pada Bu Titin yang sudah menatap tajam ke arahnya.

"Silahkan keluar dari kelas saya, kamu sama sekali tidak memiliki sopan santun."

"Tadi ada lalat, Bu. Makanya saya pukul."

Bu Titin menatap Raskal penuh selidik, "Benar begitu Galang?"

"Sangat benar, Bu."

"Ya sudah kembali fokus, abaikan lalat yang beterbangan."

Raskal menghela napas lega karena Bu Titin mempercayai alasannya.

"Dasar bego, males gue cerita kalau lo jadi heboh gini."

"Lanjut pas istirahat aja, Lang. Kebetulan gue rada ngantuk."

Galang hanya diam, membiarkan Raskal tidur.

"Bu Raskal tidur."

Raskal segera menegakkan kepalanya.

"Raskal kamu serius belajar?"

"Serius, Bu."

"Maju dan duduk di sini, di sebelah saya."

Raskal menatap tajam pada Galang yang sudah tertawa.

"Dasar manusia kardus," ucap Raskal lalu mengambil kursi dan bukunya, beralih duduk di samping Bu Titin.

Galang tertawa, bahkan mengeluarkan ponsel untuk mengabadikan momen itu.

Dia memposting foto itu di insta storynya dengan caption, "Duduk berdampingan di kelas dulu, di pelaminan 5 tahun lagi wkwkw."

****

Jam istirahat Galang melangkah menuju kantin sendirian karena Raskal harus berkumpul dengan anggota tim futsal untuk membahas pesta pergantian anggota tim. Mengingat mereka sudah kelas XII dan harus fokus pada ujian.

"Wih, mau ke mana, nih? Sendirian aja kayak jomblo," ujar Galang mencegah Athena yang baru saja keluar dari kelasnya.

"Minggir."

"Cuma nanya kali Neng, mau ke mana sih?"

"Rooftop."

"Ngapain? Bunuh diri?" tanya Galang.

"Iya."

"Gak, lo gak boleh ke sana. Mati bukan pilihan yang tepat."

"Bukan urusan lo."

"Athena kok lo keras kepala banget sih?"

"Emang."

Galang meraih tangan Athena, "Pokoknya lo gak boleh ke sana."

DEPRESI | COMPLETEDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang