"Senja, aku merindukannya ."
****
1 Bulan Kemudian.
"Shanette." Suara teriakan itu, membuat Shanette menutup kedua telinganya.
"Raskal, ini masih pagi. Lo kenapa teriak-teriak segala sih?"
Raskal menyengir lebar, "Hehe, maaf. Yuk bareng."
"Athena mana?"
"Baru aja gue anterin dia ke gedung FISIP. "
"Hai."
"Selamat pagi, gak serasa kita udah semester tiga. Rasanya baru kemarin gue kenal sama lo Sha. Baru kemarin takut nyasar di kampus, dan selesai ospek," ujar Titania.
"Gak nyangka juga, lo udah semakin lengket sama pacar, udah tunangan lagi, cepat nikah ya bu."
"Gue nunggu lo sama Raskal dulu , biar kita barengan."
"Haha masih lama kalau gue, soalnya pengen lulus S2 dulu. Soal nikah belakangan," ucap Shanette.
"Kayak iklan aja lo Sha, lo sendiri gimana Kal? Udah ada rencana?"
"Yang pastinya gue mendapatkan penghasilan yang pas, baru deh halalin anak orang. Kan gak lucu, kalau nanti Athena sengsara setelah nikah sama gue."
"Kayak udah pasti jodoh lo Athena, siapa tau bukan."
"Gue selalu menyebut nama Athena disetiap doa gue, insyaallah dia jadi jodoh gue." Raskal tersenyum lebar, membayangkan jika itu semua memang benar-benar terjadi sesuai harapannya.
Wajah Shanette sekarang terlihat sedikit bertambah dewasa, make up tipis yang dipoleskan membuatnya terkesan anggun.
Shanette bertambah sangat cantik sekarang, banyak dari yang seangkatan, maupun senior yang berusaha mendekatinya.
"Jadi lo benar-benar pacaran sama Kavin sekarang?"
"Dapat info darimana lo Kal? Akun lambe UI?"
Raskal menyengir lagi, pertanda apa yang diucapkan oleh Shanette memang benar. Raskal memang selalu update dengan gosip terkini di kampus.
"Cowok rempong."
"Enak aja, gue dapatnya di grup."
"Sama aja, berarti lo gabung dong. Ayuk Titania, males gue sama cowok lambe."
Raskal mengejar langkah kedua wanita itu sambil tertawa keras, ekspresi Shanette memang membuatnya terhibur di pagi ini.
****
"Selamat pagi semuanya, sudah siapkah memulai hari menjadi mahasiswa semester 3?"
"Sangat siap, Pak."
"Sebelum memulai proses pembelajaran, kita kedatangan mahasiswa baru. Pindahan dari Harvard University, dia mendapatkan surat rekomendasi untuk pindah ke sini."
Harvard University? Tidak mungkin dia kan. Ya jelas bukan, mahasiswa yang kuliah di sana bukan dirinya saja.
Shanette menjatuhkan pulpennya ke lantai tanpa sadar, setelah melihat siapa mahasiswa baru tersebut, pulpen itu langsung di ambil oleh Raskal. "Tenang Sha."
KAMU SEDANG MEMBACA
DEPRESI | COMPLETED
Fiksi RemajaLove Yourself #Series1 Bagaimana jadinya? Jika Shanette Ambaswra anak tunggal yang menjadi kebanggaan keluarga karena segudang prestasi yang dia dapatkan harus menelan kenyataan pahit saat namanya tidak tercantum di jalur SNMPTN dan juga SBMPTN? Men...
