"Saya bukan wanita lemah, hanya saja sedang sedikit kesusahan."
*****
SMA Senja
Jam istirahat Galang dan Raskal berjalan menyusuri koridor untuk menuju ke kantin, Galang menghentikan langkahnya saat melihat seorang gadis yang terlihat pucat sedang duduk di sisi lapangan tepatnya di bawah sebuah pohon yang rindang.
"Athena, kan? Gue samperin boleh gak?" tanya Galang pada Raskal.
"Itu hak lo, kalau mau nyamperin dia. Gue ke kantin duluan."
"Oke, duluan aja ke kantin, gue mau coba ajak Athena ngobrol."
"Ya udah gue duluan, semoga berhasil."
Galang melangkah mendekati Athena, gadis itu terlihat sedang menuliskan sesuatu di buku catatan kecilnya.
"Hai, boleh gue duduk di sini?" Tanya Galang
"Gue rasa sekolah ini luas, kenapa harus di sini? Mau caper?" Suara Athena yang begitu lembut tetapi mampu membuat Galang sedikit kesal karena ucapannya barusan, dia sangat jauh berbeda dengan Shanette.
"Gak, kebetulan di sini dingin. Jadi gue mau duduk di sini aja, gue liat lo juga sendirian."
Athena hanya memutar bola matanya malas lalu kembali fokus menulis pada buku catatan kecilnya.
"Lo gak kenal gue?"
"Gak, emangnya lo penting?" Athena balik bertanya.
"Gue salah satu cowok populer di sini, coba lo liat ke sekeliling sekarang. Lo lagi jadi pusat perhatian gara-gara ada gue di sini."
Athena menutup buku catatannya, dan memang benar. Sudah banyak siswi yang memberikan tatapan permusuhan pada dirinya.
"Oh ternyata lo beneran cowok populer? Pantesan gak asik, kayak temen lo!" ucap Athena.
"Lo kenal Raskal? Dan dari mana lo tau kalau kita temenan."
"Kalau lo lupa dari mana gue tau soal pertemanan kalian? Gue cuma mau ngasih tau satu hal. Kita satu SMP dulu, dan mata gue juga belum buta buat ngeliat kalian berdua yang selalu nempel kayak pohon sama monyet." Athena merapikan roknya dan berjalan meninggalkan Galang.
"Athena," panggil Galang, namun gadis yang memakai sweater pink itu tidak menghentikan langkahnya sama sekali.
"Enak aja ganteng gini, malah dikatain monyet. Tunggu deh! Yang dia maksud monyet, gue apa Raskal ya?" Galang berbicara pada dirinya sendiri, namun karena tidak mau membuang waktu untuk memikirkan hal yang tidak penting, Galang bangkit dari duduk nya dan berjalan menuju kantin.
Galang mencari keberadaan Raskal di antara padat nya pengunjung kantin.
"Lang." Seorang gadis datang dan bergelayut manja di lengan Galang.
"Apaan sih lo! Gak usah nempel-nempel sama gue, gue gak suka!" Galang mencoba melepaskan Reta yang semakin erat memeluk lengannya.
"Sama sahabat sendiri kok gak boleh sih?" tanya Reta dengan suara manja yang membuat Galang bergidik ngeri.
"Lepas atau gue gak mau ngomong sama lo lagi!"
KAMU SEDANG MEMBACA
DEPRESI | COMPLETED
Teen FictionLove Yourself #Series1 Bagaimana jadinya? Jika Shanette Ambaswra anak tunggal yang menjadi kebanggaan keluarga karena segudang prestasi yang dia dapatkan harus menelan kenyataan pahit saat namanya tidak tercantum di jalur SNMPTN dan juga SBMPTN? Men...
