Seorang cewek cuek yang di paksa jadi pacar cowok dingin.
aleya vanya abimanyu gadis cantik yang mempunyai sifat cuek,pemarah,judes,sinis, tetapi dia baik untuk orang yang memperlakukan dia baik juga
davin reza pratama cowok tampan mempunyai sifa...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ngapain sih penuh-penuhin memory ajah
buatlu
Boongan itu
luajahyg g mau ngaku
lu bacot bgt dah!!
tidurgihudahmalem
siapa lu, nyuruh nyuruh gua tidur
pacar lu
g ngerasa
___________________________________
Chatan vanya tidak di balas lagi oleh davin dan vanya melanjutkan membuat prnya agar tidak menumpuk saat hari H untuk mengumpulkannya
saat vanya selesai dengan semua tugasnya, yaa walaupun baru setengah. Ia melihat ke arah jam dan ia melototkan matanya karna jam sudah menunjukan pukul 1 dini hari
dan seumur-umur vanya baru pernah tidur jam segini
"selama itu kah, gua ngerjain pr?" Tanya vanya sendiri
akhirnya vanya beranjak dari meja belajar dan membaringkan bokongnya yang sudah keram karna duduk terlalu lama
"aduhhh enak banget kasur guaa" ucap vanya sambil tidur di kasur
☀☀☀☀☀
10.25
vanya terbangun dari tidurnya yang nyenyak
Vanya yang baru sadar hanya diam dan melamun melihat kamarnya sendiri
'Baru jam 7?' Tanya vanya pada batinya
'cepetbanget gua bangun?, tidur jam 1 bangun jam 7, cuman 7 jam doang' batin vanya
akhirnya selesai membatin vanya turun dari kasurnya dan berjalan ke arah kamar mandi untuk mencuci mukanya
setelah di rasa ia sudah segar vanya kembali duduk di kasur dan tak sengaja ia melihat jam yang berada di dinding dekat dengan meja belajarnya
seketika vanya berdiri dan melihat kembali jam itu, karna rasa tidak percaya pada jam dindingnya, vanya kembali melihat jam di handphone nya dan benar, jam sudah menunjukan jam 10 lewat 30 menit
tetapi tidak sengaja ia melihat chat mamanya yang sudah sampai 250 lebih dan telepon mamanya sudah sampai 320 panggilan tak terjawab
"mama ngapain ngespam banyak banget?" Gumam vanya
vanya langsung keluar dari kamar dan dilihat rumahnya sudah bersih tetapi tidak ada tanda tanda jasen dan jaden
"mbaa, mama kemana?" Tanya vanya kepada mba rina
"anterin papa ke bandara kak, dikit lagi sampai rumah kok" saat vanya mendengar omongan mba rina vanya melototkan matanya
'gueditinggal?' Batin vanya
vanya langsung duduk di sofa ruang keluarga dengan lesu, karna kesalahannya sendiri, mengapa dia harus tidur malam
'Inibukan salah gua, ini salah endang,wira,tito sama ivan, ngapain dia ngasihprbanyakbanyakbegitu, dia kira anakmuridnya robot apa?' Batin vanya kesal sendiri
endang itu guru bahasa inggris,wira itu guru matematika, tito guru sejarah, ivan guru pkn
karna vanya memang anaknya malas menggunakan embel embel 'bapak dan ibu' jadilah dia memanggil gurunya dengan nama
###
Vanya melihat jasen dan jaden dari arah ruang tamu, ia melihat jasen dan jaden berjalan dengan angkuh, seolah olah mau membuat vanya iri karena dia mengantarkan papanya ke bandara
jasen dan jaden berjalan sambil melipatkan tangannya ke dadanya dan mengangkat wajahnya
Gina yang melihat kedua anaknya hanya terkekeh, berbeda dengan vanya ia melihat jaden dan jasen dengan tatapan kesal
"jangan marah sama mama, mama udah bangunin kamu ketok pintu kamu sampe tangan mama merah merah nihh" ucap gina sambil memperlihatkan tangannya yang merah karna mengetuk pintu kamar vanya berkali kali
"mama juga udah whatsapp kamu dan telpon kamu berkali kali, tapi ga ada respon" ucap gina lagi
vanya tau disini dia yang salah, maka dari itu dia hanya pasrah
"iya mah" ucap vanya lesu
"udah lah ga usah lesu gitu mendingan kita bikin kue bolu buat bunda nanti dateng" ucap gina dan akhirnya vanya menggangguk patuh dan mereka ber dua membuat bolu coklat