Chapter #26

1.6K 72 0
                                        

Vommen pliss
🌟

💬


~HAPPY READING~✨

Tania baru saja turun dari mobilnya dan masuk ke gerbang sekolah dengan terburu-buru, padahal bell masuk kelas masih setengah jam lagi.

saat tania ingin menaiki tangga,tangannya di tarik oleh seseorang cowok dan membuat tania sedikit terhuyung ke belakang, tapi untungnya cowok itu dengan sigap langsung menarik tangan tania

tania yang langsung di tarik seperti itu terkejut,kepala tania sudah berada di dada pria itu 

"nyaman ya nyenderan di dada gua?" tanya cowok itu,tania yang telah sadar akan hal itu dia langsung mejauhkan badannya dari pria itu

"eng--engga kok" ucap tania gugup

"ciieeee" sorak soray anak anak di koridor yang melihat kejadian itu

tania merutuki dirinya sendiri karna ia lupa kalo ini tempat umum dan sekarang tania hanya diam sambil menundukan palanya menahan malu

'anjirr nih jordi,bikin gua malu ajah' batin tania 

yaps..ternyata jordi pelakunya

jordi yang melihat tania menundukan palanya ia langsung menarik tania agar keluar dari kerumunan anak anak yang sudah ramai karna kejadian yang dibuat oleh jordi

jordi membawa tania ke taman yang selelu tidak ada penghuninya, kadang tania bingung kenapa taman seindah ini selalu sepi padahal taman ini rapih dan terawat,hanya taman ini berada paling belakang maka dari itu anak anak malas berjalan jauh.

"kenapa?"tanya tania

"ga kenapa kenapa" ucap jordi sambil duduk di kursi yang ada di taman

"bukan itu maksud gua" 

"terus?"

"kenapa tadi lu narik tangan gua" tanya tania

"pengen ajah"

"jawaban lu ga jelas tau" ucap tania sambil membuang muka dan berkacak pinggang

"lu ga capek berdiri mulu" taya jordi

"gk!" ucap tania ketus

jordi yang melihat tania kesal pun,ia hanya tersenyum kecil dan menit berikutnya jordi menarik tangan tania lembut untuk mendudukan ia di bangku samping jordi

"apaan sih" ucap tania sambil menghempaskan tangan jori dari tangannya

"lu yang apaan? dari tadi ngomel mulu" ucap jordi

"gua kesel sama lu" ucap tania jujur 

"kenapa?" tanya jordi sambil melihat tania

"gua malu tau"ucap tania

"lu pake baju kenapa harus malu"ucap jordi

"isshh.. lu mah gatau jor, gua malu kalo ketemu anak-anak yang tadi di koridor" ucap tania

"gausah malu,kan ada gua" ucap jordi sambil memandang manik mata tania

'iya' batin tania yang tidak bisa di ungkapkan

💛💛💛💛💛💛

vanya yang baru saja datang langsung duduk di kursinya dan melihat kesekelilingnya mencari keberadaan tania tetapi ia tidak menemukannya

'ga biasanya tania telat' batin vanya 

vanya kembali tidur dengan wajah yang di masukan ke tangan yang berada di atas meja dan baru saja dia ingin menutup matanya tetapi suara membahana dari zara membangunkannya

"nyaa..vanyaa.. bangun ihh" ucap zara sambil mengoncangkan badan vanya

"kenapa sih!,gua baru mau tidur" ucap vanya kesal

"ishh,anya denger gua kek" ucap zara sambil mengankat badan vanya agar duduk

"hmm" ucap vanya yang sudah duduk dengan manis

"tania lagi di taman sama jordi" ucap zara sambil menekankan kalimatnya tetapi vanya hanya acuh

"Dimana?" 

"di taman" 

"biarin mereka pacaran" ucap vanya 

"udah pacaran?" tanya zara dengan wajah kagetnya

"gatau" ucap vanya sambil mengangkat bahunya

"belum" ucap tania dari arah belakang mereka

"belum berarti akan pacaran dong" ucap zara

"gatau dah" ucap tania sambil senyum senyum 

"kenapa senyum-senyum?"tanya vanya yang melihat tania senyum senyum tidak jelas

"gapapa lagi pengen ajah" ucap tania

"wahhh...jangan-jangan,ada something nihh" ucap zara penuh selidik

*******

VANYANDAVIN
__________________

Prisciliaaawin

YANG BERHARAP TANIA SAMA JORDI PACARAN SIAPAA!!!!

PART SELANJUTNYA BAKAL ADA CEKCOK TENTANG DAVIN DAN VANYA YANG GA PERNAH ADA HABIS HABISNYA

KOMEN DONG PART INI GIMANA??

JANGAN LUPA VOTEE!!!! AKU MEMAKSA (sekali-sekali author galak yee,wkwk)

Vanyandavin [Complate]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang