Chapter #31

1.6K 73 1
                                        

Vommen pliss
🌟

💬

✨~HAPPY READING~✨

bolu yang di buat oleh tangan gina dan vanya akhirnya jadi

"mah anya ke kamar dulu ya" ucap vanya

"iyaa"

setelah itu vanya menaiki tangga untuk mencapai ke kamarnya

Saat di kamarnya vanya langsung membuang dirinya di atas kasur dan berbaring

"capek banget" ucap vanya

"Maskeran enak nih kayaknya" ucap vanya setelah itu ia mengambil maker dan memakainya

Aktivitas vanya tidak lupa ia menaruhnya di snapgram

Aktivitas vanya tidak lupa ia menaruhnya di snapgram

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

dengan caption ; morning routin

Ninggg..ninggg

belum ada satu menit salah satu DM masuk ke hp vanya

vanya mengeryit kenapa setiap dia bikin snapgram selalu davin yang men-replaynya -pikir vanya

vanya tidak merespon apa yang davin bilang karna vanya sudah membaca DM davin di notifnya

@davin_reza.prtma tmbh jlk dh lu

"Lagi diliat pake mata batin, harusnya di liat pake mata hati" ucap vanya saat melihat notif davin

"ehh?"

####

Vanya baru saja selesai mandi karna bundanya sebentar lagi datang bersama anak anaknya

Vanya sekarang sudah berada di ruang keluarga sedang bermain dengan jasen dan jaden sembil menunggu bundanya

Tinggg..tonggg

"Mahh, bunda udah dateng" teriak vanya saat ingin membuka pintu rumahnya

"Iyaa" vanya membuka pintu untuk bundanya.

"bundaaa" ucap vanya saat melihat tyka, dan langsung memeluknya

"Hai sayang" ucap tyka

"Masuk bun" ucap vanya mempersilahkan tyka dan kedua anaknya

"Hi" ucap vanya sok akrab dengan adik tirinya yang masih berusia 3 tahun dan 2 tahun

###

Saat ini vanya sedang berada di meja makan, mereka semua sudah selesai makan malam dan sedang bercerita

"ini kak anya kate" ucap tyka saat memperkenalkan vanya kepada kate dan keenan

Vanya hanya tersenyum manis tanpa mengulurkan tangannya

vanya mendengar suara deturan mobil di garasi, papa pulang? - pikir vanya

Vanya mendengar pintu rumah dibuka dan terluhatlah laki laki paruh baya

tyka hanya diam dan lebih memilih bermain dengan keenan dan kate

"Tumben cepet" ucap gina sambil melihat ke tyka, tetapi jonathan tidak mengerti dengan kode yang diberikan oleh gina

"Gimana kabarnya tyk?" Tanya jonathan

"baik kok nat" ucap tyka

"salim dong sama papanya kak vanya" ucap tyka kepada anak anaknya

kate dan keenan menyalimi tangan jonathan

"saya ke kamar dulu" ucap jonathan

"iya nat"

'Formal banget' batin vanya

•••••••••••••

saat ini vanya,gina,tyka dan keempat kurcil sedang duduk di ruang tamu

"Keenan, udah kenalan belum sana jasen, jaden" ucap gina tapi di jawab gelengan dari keenan

"sini ken nya sama mama gina" ucap gina sambil menarik keenan dengan lembut agar berdekatan dengan gina "ini namanya jaden, ini jasen" ucap gina sambil menunjuk jaden dan jasen

"ga tau" ucap keenan cuek

"susah bedain ya ken?" Tanya tyka dengan lembut dan dianggukan oleh keenan

"main dong sama jasen, jaden, jangan sama bunda mulu" ucap tyka

"Ken sini dehh, sama kak anya ajah" ucap vanya

Saat ken ingin ke vanya jasen dan jaden langsung berlari kecil menuju vanya dan memeluk kakanya

"lahh" ucap vanya bingung karna jasen dan jaden langsung memeluk vanya

"cemburu kak" ucap gina sambil terkekeh

********

VANYANDAVIN
___________________

Prisciliaaawin

Maaf banget kalo ga jelas part ini :*;)

komen dongg buat semangatin author biar ada ide yang banyak

jangan lupa klik bintangg

Vanyandavin [Complate]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang