32. ♔Kesempatan

2.7K 346 37
                                        


"Jadi..."

"Rencananya diubah?" tanya Beomgyu sambil menatap lantai.

Dia tidak berani menatap wajah Taehyung karena matanya yang bengkak.

Taehyung mengangguk

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Taehyung mengangguk. Sebenarnya berat mengatakan ini kepada Beomgyu. Tapi mau bagaimana lagi? Ini adalah jalan yang terbaik agar Beomgyu bisa bebas dan tidak terikat lagi dengan Ryujin.

Karena jika mereka terus bersama semuanya akan semakin kacau.

"Tadi malam papa sudah bilang padaku kalau..." Taehyung menghela nafas berat. "Kau akan bercerai dengan Ryujin."

Beomgyu hanya diam. Tangannya mengepal, menahan rasa sesak di dadanya.

"B-bagaimana bisa?" gumam Beomgyu sambil menatap Ryujin yang masih belum sadarkan diri.

"Kau harus bercerai, itu perintah papa."

Taehyung memasukkan tangannya kedalam saku celananya. Dia ikut menatap Ryujin. "Kau harus iklaskan dia, gyu. Karena setelah kau menandatangi surat perceraiannya kau akan pergi dari Korea."

"Apa?!"

Taehyung menghela nafas dan mengangguk. "Kau akan pergi jauh dan hanya akan fokus melanjutkan pendidikan."

Beomgyu mengusap wajahnya kasar.
Dia tidak habis pikir dengan pikiran papanya yang sangat kejam. Memangnya harus memisahkan mereka sejauh ini? Setidaknya biarkan Beomgyu di Korea, walaupun mereka nanti sudah bercerai Beomgyu masih bisa dengan mudah mengawasi Ryujin walaupun dari jauh.

Ucapan Taehyung benar-benar membuat Beomgyu hancur. Laki-laki itu tidak bisa membayang jika semua itu benar-benar terjadi dalam waktu dekat.

"Hyung, aku mohon berikan aku waktu setidaknya setelah Ryujin sadar." Beomgyu berlutut di depan Taehyung.

Dia tahu hanya Taehyung yang bisa membantunya.

"Aku hanya butuh satu hari.
Setelah itu... Aku akan meninggalkannya sesuai kemauan papa."

Taehyung terlihat sedang memikirkan sesuatu. Matanya menatap Beomgyu dan Ryujin secara bergantian lalu lagi-lagi menghela nafas berat.

Sebenarnya Taehyung tipe orang yang tidak tegaan. Apalagi ketika melihat Beomgyu yang gengsinya melewati kepala kini berlutut di depannya hanya untuk Ryujin membuat Taehyung merasa kasihan.

Saat itu juga Taehyung sadar, Beomgyu benar-benar sangat mencintai Ryujin.

Seandainya dia mempunyai kekuatan magic mungkin Taehyung akan membuat papanya lupa ingatan dan membiarkan Beomgyu dan Ryujin tetap bersama.

Karena baru kali ini dia melihat seorang Beomgyu yang sering mengganti-ganti perempuan berlutut dan menangis di depannya hanya untuk memohon satu hari bersama perempuan yang dengan susah payah di taklukkannya itu.

TOMBOYTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang