Happy reading..
Typo bertebaran..
.....
Besok aku akan kembali ke Italia, tunggu aku di bandara, aku telah menghubungi supirku untuk menjemputmu, i love you.
-Richard
Baiklah aku akan menjadi orang pertama yang berada didepan untuk melihatmu, aku akan menjemputmu, i love you too.
-Paula
Paula tersenyum senang saat mendapati notifikasi pesan dari Richard, ia tidak sabar untuk menunggu hari esok.
"Ekhemm, tuan Zeroun bolehkah besok aku tidak datang?", tanya Paula.
Emil mengangkat sebelah alisny, tanda sebagai meminta penjelasan.
"Ehmm, temanku akan pulang ke Italia besok, dan aku akan menjemputnya dibandara", ucapnya lagi.
"Tidak!, aku tidak mengijinkanmu", ucap Emil.
"Kenapa?, aku hanya minta libur selama dua hari saja".
"Saya katakan tidak, artinya tidak!".
"Terserah kau saja, aku akan tetap libur", ucap Paula dengan kesal.
Baru saja moodnya sangat baik, namun setelah itu moodnya benar-benar hancur, Paula dibuat geram setengah mati dengan kelakuan Emil.
"Aku akan kembali ke rumah, jangan hubungi aku ditengah malam!", ucap Paula dengan kesal lalu menghilang dibalik pintu.
"Ikuti Paula pada besok hari" , ucap Emil pada orang kepercayaannya.
...
Paula terus menunggu Richard, dan ia menepati janjinya bahwa ia akan menjadi orang terdepan untuk bertemu Richard.
Tidak berapa lama sosok yang selama ini Paula rindukan hadir dengan beberapa bodyguard dibelakangnya.
Paula berlari dan menabrak dada bidang Richard melepas semua rindu yang ia tahan, selama ini Paula dan Richard hanya berhubungan LDR, dengan Richard yang berada diAustralia.
"I miss you, Richard", ucapnya dengan tangisan rindu.
"Hey, don't cry baby, i'm here, i miss you too", ucap Richard sambil mendekap kekasihnya.
Richard menatap wajah Paula yang memerah akibat menangis, lalu memberikan kecupan-kecupan hangat.
"Kau sudah makan?", tanya Richard.
Paula mengangguk namun lain dengan perutnya yang berbunyi.
"Kau membohongiku?, jangan katakan jika kau kemari tanpa sarapan terlebih dahulu?", introgasi Richard, Paula hanya menundukkan kepalanya, ia benar-benar takut dengan tatapan tajam Richard.
Richard menghela napasnya, "Sekarang kita makan, lalu kita kerumahmu untuk bertemu momy, setelah itu kita pergi ke mansionku", ucap Richard.
"Apa kau tidak lelah?", tanya Paula.
"Untukmu aku tidak akan pernah lelah", ucap Richard dengan senyuman yang hanya ditunjukkan pada Paula.
KAMU SEDANG MEMBACA
BOOK 2 : MR ZEROUN [Lengkap]
RomanceMr.Zeroun . . . Mengurus seorang anak tanpa adanya istri membuat Emil kewalahan untuk membagi waktunya antara mengurus si kecil atau perusahaannya sedang berkembang pesat. Emilio Zeroun Challagan menjadi seorang ayah diusianya yang berumur 27 tahun...
![BOOK 2 : MR ZEROUN [Lengkap]](https://img.wattpad.com/cover/192117144-64-k956605.jpg)