MR ZEROUN - 25

1.5K 133 13
                                        

Happy reading..
Typo bertebaran...

......

Kau tau apa yang aku benci?
Sebuah pengkhianatan
Kau tau apa yang aku tidak suka?
Sebuah kekecewaan
Dan kau tau apa yang aku takuti?
Sebuah perpisahan.

Emil turun dan menemui seseorang yang menjadi tamu Paula.

"Wah.. Wahh.. Seperti dugaanku kau pasti datang kemari, tapi kau terlalu pagi untuk datang bertamu", ucap Emil dengan santai.

Eve yang mendengar suara, ia bangkit dan berbalik menghadapi Emil.

"Ah hai Mr Zeroun, lama tidak bertemu semakin tampan saja dirimu, well aku datang kemari hanya ingin menemui Paula, tapi mengapa sosok tampan yang menemuiku, oh suatu keberuntungan bagiku", ucap Eve sambil menggoda Emil dengan mendekatkan dirinya pada Emil.

Dengan cekatan Emil mencekal lengan Eve dan memutarnya ke belakang.
"Jangan sentuh tubuhku nona Eve, tubuhku terlalu berharga untuk disentuh wanita sepertimu", desis Emil dengan tajam. Eve hanya bisa meringis.

"Emil, Eve apa yang sedang kalian lakukan?", tanya Paula yang turun bersama Stela dan Briana.

Emil melepaskan Eve dengan mendorongnya.

"Hai Paula, mantan nyonya Rawless, akhirnya aku bertemu denganmu", ucap Eve dengan smirknya.

"Apa maksudmu Eve?", tanya Paula dengan heran.

"Aku hanya ingin memberi tau padamu, bahwa sebentar lagi aku akan menjadi istrinya Richard, dan kau lihat aku sedang mengandung anak Richard, oh lihat juga ini foto kami saat tidur bersama kemarin saat Richard ke Canada, sebenarnya ia menemuiku bukan karena ada meeting", ucap Eve sambil menunjukkan foto Eve dan Richard yang tengah tidur bersama.

Paula terdiam saat melihat foto tersebut foto itu memang benar-benar nyata tidak ada editan.

"Paula kau tidak perlu percaya padanya, kau sudah tau kan dia wanita seperti apa?", ucap Emil dengan tenang, namun dibaliknya ia menyimpan rasa khawatir yang besar, karena ia takut Paula memiliki tekanan yang bisa membahayakan janinnya.

"Aku ingin pergi istirahat", ucap Paula ia membalikkan badannya mulai menaikki anak tangga.

"Paula a..aku minta maaf", ucap seseorang yang  baru datang.

Paula membalikkan tubuhnya dan menatap Richard, ia baru saja datang dengan beberapa bodyguard.

Terlihat raut penyesalan tercetak jelas pada wajah tampan Richard.

"Sayang dengarkan aku dulu, aku akan menjelaskan semuanya, kau percayakan padaku?", ucap Richard sambil menghampiri Paula.

"Stop disana Richard, ingat kau akan menikahiku!", ucap Eve dengan penuh tekanan.

"DIAM EVE, KAU TIDAK ADA HAK ATAS DIRIKU, DAN SAMPAI KAPANPUN AKU TIDAK AKAN MENIKAH DENGAN WANITA ULAR SEPERTIMU!", ucap Richard dengan emosi.

Paula menatap Richard dengan sakit, bisa-bisanya ia bermain hubungan dibelakang dirinya.

"Jadi selama kau di Canada kau bersamanya? Apakah ini clientmu? Apakah untuk ini kau meeting? Seperti ini?", tanya Paula dengan nada gemetar.

"Ini tidak seperti apa yang kau dengar sayang, ini...", ucapan Richard terputus oleh  Eve.

"Ckck, aku bosan melihat drama seperti ini,  akan ku beri tau yang sebenarnya, well Paula, aku dan Richard memiliki hubungan saat di Australia, dan kau tau, kami sudah pernah 'melakukannya' dan ini anak kami", ucap Eve sambil mengelus perutnya.

BOOK 2 : MR ZEROUN [Lengkap]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang