MR ZEROUN - 3

4K 227 3
                                        

Hppy readinggg..
Typo bertebaran...

......

"Daddy ayo kita tidur bertiga", ajak Stella.

Paula membulatkan matanya tidak percaya atas apa yang diucapkan gadis kecil ini.
Sementara Emil dengan wajah terkejut, namun ia memasang wajah datar kembali.

"Sayang maafkan daddy, daddy masih ada kerjaan yang harus diselesaikan", ucap Emil, hanya alibi ia saja agar ia tidak tidur dengan Paula.

"Come'on daddy", bujuk Stela dengan puppy eyesnya.

Emil hanya menghela napas saja, demi Stela ia lakukan.

Kini mereka berada didalam kamar Emil, tidak ada satupun figura foto yang terpajang didalamnya, hanya terdapat hiasan dinding yang dipenuhi buku-buku, semacam perpustakaan kecil didalam kamar.

"Mommy dongengkan aku sebuah cerita", rengek Stela pada Paula.
"Baiklah, Mommy akan menceritakan dongeng tentang putri salju", ucap Paula. Stela mulai mendengarkannya sedangkan Emil hanya mengusap lembut kepala Stela.

"Suatu ketika di sebuah istana yang sangat besar, hidup lah seorang putri cantik. Dia sangat cantik, dengan mata biru dan rambut hitam panjang. Kulitnya halus dan putih, sehingga ia dipanggil Snow White. Snow White memiliki ibu tiri yang selalu iri pada kecantikan Snow White. Ibu tiri nya juga sangat cantik, dan cermin ajaib mengatakan hal ini setiap hari, setiap kali ia bertanya itu.

Suatu hari, ibu tirinya bertanya kepada cermin ajaib wanita mana yang paling cantik di negeri itu dan cermin ajaib menjawab Snow White lah yang tercantik di negeri itu. Ibu tiri itu sangat marah. Lalu ia meminta pelayan kepercayaannya untuk membawa Snow White ke hutan, jauh dari istana dan membunuhnya. Tapi pelayan tersebut tidak membunuh Snow White, Dia membiarkan gadis kecil tak berdosa itu pergi.

Di hutan, Snow White sendirian dan takut. Dia tidak tahu ke mana dia harus pergi. Tapi tiba-tiba ia melihat sebuah pondok kecil yang aneh. Dia bertanya-tanya siapa yang tinggal di sana, maka ia memtuskan untuk masuk ke pondok tersebut.

Di dalam pondok, ada 7 tempat tidur dan dapur. Snow White sangat lelah untuk melihat-lihat isi pondok, dan tiba-tiba jatuh tidur. Pada sore hari, tujuh kurcaci yang tinggal di pondok tersebut, pulang. Mereka terkejut untuk melihat ada seorang wanita muda di sana. Salah satu kurcaci membangunkannya dan bertanya siapa dia. Snow White mengatakan kepada mereka kisah sedih nya. Tujuh kurcaci tersebut pun memahami perasaan Snow White dan memintanya untuk tinggal bersama mereka di pondok.

Sementara di istana, pelayan tersebut kembali dan mengatakan kepada ibu tiri Snow White bahwa Snow White telah tewas. Kemudian ibu tiri bertanya kepada cermin ajaib sekali lagi siapa yang paling cantik di negara itu dan masih cermin ajaib menjawab Snow White lah yang tinggal di pondok kecil dengan tujuh kurcaci adalah yang tercantik. Jadi ibu tiri marah dan ia merencanakan sesuatu yang buruk untuk Snow White.

Kemudian ibu tiri menyamarkan dirinya sebagai seorang perempuan tua yang menjual sekeranjang apel beracun dan pergi ke pondok. Di pondok, tujuh kurcaci memperingatkan Snow White untuk tidak membuka pintu untuk orang asing.

Ibu tiri akhirnya tiba ke pondok dan mulai menawarkan Putri Salju apel. Snow White menolak untuk membuka pintu tapi ibu tiri terus membujuk dan akhirnya Snow White membuka pintu dan membeli apel kemudian dia memakannya. Sehingga Snow White terjatuh dengan apel beracun di sampingnya.

Pada sore hari, ketika tujuh kurcaci pulang, mereka terkejut dengan Snow White yang terbaring di lantai dengan wajah pucat dan apel beracun di sampingnya. Ketujuh kurcaci sedih melihat Snow White sedang sekarat tetapi belum mati. Kemudian tujuh kurcaci memutuskan untuk membuat tempat tidur indah yang terbuat dari kristal untuk membuat Putri Salju tetap hidup.

Hari demi hari, tujuh kurcaci menunggu keajaiban datang ketika Snow White tiba-tiba terbangun. Lalu suatu hari, ada seorang pengelana yang sebenarnya merupakan seorang pangeran dari kerajaan yang jauh melihat seorang wanita cantik dibaringkan di tempat tidur kristal. Pengelana tersebut pun bertanya kepada kurcaci apa yang terjadi dan kurcaci menceritakan ceritanya.

Mendengar cerita Snow White, pangeran pun memutuskan untuk membawanya ke Istana dan meminta dokter untuk menyembuhkannya. Kemudian pangeran menciumnya untuk menunjukkan niatnya. Tapi tiba-tiba Snow White kembali hidup. Faktanya adalah bahwa ciuman sang pangeran menghancurkan mantra jahat. Kemudian sang pangeran meminta Snow White untuk menikah dengannya.

Dari hari itu, Snow White hidup bahagia di sebuah istana yang besar. Tapi dari waktu ke waktu, ia sering kembali untuk mengunjungi pondok kecil di hutan milik 7 kurcaci yang disayanginya", akhir Paula.

"Mommy, apakah daddy pernah memberikanmu ciuman?", tanya Stela dengan polosnya. Seketika Paula terkejut, ia melihat Emil yang ternyata sudah tertidur.

Bagaimana aku harus menjawabnya  batin Paula.

"Pe..pernah, emm sayang sebaiknya kau tidur okey", bujuk Paula yang diangguki Stela. Akhirnya Paula merasa lega, Paula melihat Emil yang benar-benar tertidur.

Bukankah yang meminta dongeng anaknya?, kenapa bapaknya yang tertidur,huftt batin Paula.

Paula bangkit dari ranjang ia akan merapikan dirinya sebelum pulang, namun ada satu pintu yang sedari tadi membuatnya penasaran.
Pintu yang bercat coklat, berbeda dengan pintu bercat putih yang ditunjukkan untuk kamar mandi dan walk in closet, serta pintu balkon.

Paula melirik Emil, dan masih menemukannya dengan tertidur, ia memberanikan diri untuk membukanya.

Dengan perlahan ia membukanya, satu figura besar yang berada didalam mulai terlihat, terlihat wanita cantik memakai gaun pengantin dengan seorang pria disebelahnya.

Mr Zeroun? Ucap Paula dengan penuh tanda tanya, semakin ia penasaran ia mulai membuka pintu semakin besar.

SRETTT, BLAMM!!

"Tidak sopan untuk seseorang membuka ruangan pribadi saya", ucap Emil dengan nada dingin dan menatap tajam Paula, yang ditatap hanya terkejut sekaligus takut.

"Tuan Zeroun, ah maafkan aku, ku pikir ini kamar mandi", ucapnya dengan kekehan canggung.

"Kamar mandi beerpintu putih, ada disebrangmu, cepatlah rapihkan penampilanmu, asistenku akan mengantarkanmu pulang", ucap Emil dengan datar.

"Ahh dan jangan lupa jam 6 sudah berada disini sebelum Stela bangun", ucapnya sambil menggendong Stela untuk dipindahkan kekamarnya.
Paula hanya menghela napasnya. Ia mencium kening Stela "sleep tight,dear", ucapnya.

"Tunggu, kenapa kau bilang pada Stela bahwa aku pernah menciummu?", tanya Emil sambil menatap Paula dengan mata tajamnya.

Mati aku! Kupikir dia tidak mendengarnya, harus bagaimana ini  cemas Paula.

"Permisi tuan, mobil untuk mengantarkan nona Paula sudah siap", ucap Zein.

"Ahh, se..sebaiknya aku pulang dulu, bye", ucap Paula dengan gugup, lalu berjalan cepat turun kebawah.

Emil hanya menggelengkan kepalanya.

Wanita aneh batin Emil.

Tbc

Chapter 3 on goingg
Don't forget vote and comment
Tengkyuuu..
Vaeyyy......



BOOK 2 : MR ZEROUN [Lengkap]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang