13. Kyla's Diary 1

353 27 4
                                        

Hari sudah berganti

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Hari sudah berganti. Kyra terlihat sepuluh kali lipat lebih ceria. Jika hati memang sudah siap memaafkan pasti akan terpancarkan aura kebahagiaan. Hari ini Aroma Cafe sudah beroperasional seperti jam sedia kala. Setelah kejadian di Bukit Paralayang Batu, esoknya Ree membantu finishing di Aroma Cafe. Bram jauh lebih bersemangat karena sudah pasti hasilnya memuaskan, Marko memilih untuk membuat Jagung Bose yang merupakan makanan khas dari tanah kelahirannya, Kupang, Nusa Tenggara Timur. Panganan ini memang terlihat sangat mengenyangkan, karena full karbohidrat. Cocok untuk makan siang, gumam Marko yang membersihkan jagung putih.

Semenjak dipuji oleh Kyra, Marko lebih demen menghabiskan waktunya di pantry ketimbang harus menjadi pramusaji

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Semenjak dipuji oleh Kyra, Marko lebih demen menghabiskan waktunya di pantry ketimbang harus menjadi pramusaji. Kyra hanya tertawa saat mendengar kedua anak buahnya merebutkan posisi di balik pantry. Stevi mencak-mencak saat beradu mulut dengan Marko. Bram hanya mendesis sebal. Stevi kalah satu poin karena memang dialah yang paling buruk dalam hal masak memasak. Marko berlalu meninggalkan Stevi yang cemberut di kursi kayu, dan memilih meneruskan memasak bubur jagung dengan campuran kacang merah, kacang tanah, dan santan itu.

Pantry memang mengalami perubahan tata letak karena Kyra membeli satu set mesin pembuat gelato. Ini terobosan terbaru dari Aroma Cafe untuk tetap eksis karena menjamurnya bisnis tongkrongan anak muda di Kota Malang. Sepuluh bulan lalu Kyra ikut seminar dan traning bisnis ice cream di Jakarta, akhirnya bisa juga terwujudkan saat ini untuk membeli mesin.

"Mix susu cair dan whipped cream cair lalu, oke, masukkan, nyalain tombolnya, woooh! Daebak!" Luciana berdecak kagum saat berhasil mengoperasikan mesin gelato dengan sukses. Luciana mencoba satu resep termudah dalam buku resepnya. Dia memiliki satu buku full resep dari saat kuliah hingga bekerja di Aroma Cafe. Baginya, buku resep itu adalah sebuah pusaka, dia mendapatkannya dengan susah payah selama perjalanan kariernya.

Ree masih mengamati segala tingkah alami dari Aroma Cafe milik Kyra. Ini seperti keluarga bagi Kyra. Hubungan dengan orangtuanya renggang, tapi dia masih punya banyak teman yang menyayanginya. Ree meneguk habis lemon tea buatan Kyra sebelum menyusul Kyra ke pantry. Minuman ini jadi minuman favorit mereka sejak dulu.

The Twins SorrowCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang