18. Holiday - Sweetest Memories-

294 25 11
                                        

Rencana hari ini Ree dan Kyla akan menjelajahi salah satu pantai di Kota Malang

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Rencana hari ini Ree dan Kyla akan menjelajahi salah satu pantai di Kota Malang. Kota Malang memang terkenal akan pantainya yang indah dan cantik. Kyla masih bersiap di kamarnya. Ree menunggu dengan ditemani Pak Rendra dan secangkir kopi luwak.

"Kapan balik ke Jepang, Nak?" tanya Pak Rendra saat menutup koran. Ree membenarkan posisi setelah meneguk kopinya hingga setengah.

"Besok malam Om. Biar bisa istirahat di sana juga sih!"

"Iya, kamu pulang malah ngajakin Kyra jalan-jalan terus. Kasihan badanmu capek."

"Nggak kok Om. Tiga hari kurang aslinya, habis gini kita LDR-an lagi," ucap Ree tanpa malu-malu menyatakan perasaan yang sebenarnya kepada calon mertuanya itu. Bisa dilihat dari sorot mata Ree, dia begitu penuh cinta kepada Kyra.

Perkiraan cuaca hari ini. Hujan sudah  mulai turun di sebagian kota di wilayah Jawa Timur. Diperkirakan hujan ringan akan turun hari ini di Kota Malang. Suhu udara turun menjadi 24° C dari 30° C. Dianjurkan bagi pengendara untuk membawa payung, jas hujan, dan berhati-hati ketika melaju. Angin berembus pelan dari arah selatan dengan kecepatan 11-14 km/jam.

"Hai, Ree!" sapa Kyla tiba-tiba saat kedua lelaki itu terfokus pada news yang baru disiarkan pagi hari. Pak Rendra memberi isyarat untuk Kyla agar duduk di sampingnya, Ree memasang senyum simpul.

"Bawa jaket dan minyak angin, Sayang. Barusan beritanya mau turun hujan," kata Pak Rendra sambil mengelus rambut Kyla. Kyla memamerkan ransel kecil di belakang punggungnya.

"Sudah semua, Pa," jawabnya antusias. Bu Mutia masuk membawa sepiring weci. Weci itu masih mengeluarkan asap, terlihat jika baru saja diangkat dari penggorengan. Weci  ini cocok dicocol sambal petis atau cabai rawit hijau. Keempat orang di ruang tamu itu menghabiskan pagi dengan bercengkerama.

"Yakin mau ke pantai?" Kali ini Bu Mutia yang bertanya. Kyla mengangguk, baginya rencana ini tidak boleh gagal. Ini pengalaman pertama dan terakhirnya. Hanya kali ini kesempatan yang dia punya. Hujan badai pun tidak akan menghalangi rencana Kyla. Ree hanya pasrah, dia akan mengabulkan permintaan kekasihnya. Sepertinya Ree sudah masuk dalam daftar BKD yaitu Bucin Kasta Dewa.

"Yaudah, Ma, Pa kita berangkat aja sekarang. Perjalanannya lumayan jauh, ya Ree?" tanyanya lagi pada Ree untuk memastikan. Ree mengangkat alisnya dan merapikan ransel yang berisi baju ganti dan snack.

"Hati-hati loh ya, kalau ada apa-apa langsung telpon rumah." Pesan Bu Mutia sambil menciumi anak sulungnya. Pak Rendra memeluk Ree. Kedua orangtua itu seakan berat melepas anaknya untuk pergi jalan-jalan dengan Ree. Sejak kemarin Bu Puspa merasakan firasat yang buruk. Sudah tiga hari beliau bermimpi tentang Kyra akan jatuh ke jurang.

Kyla dengan girang membonceng Ree dan melambaikan tangan sebagai salam perpisahan dengan kedua orangtuanya. Motor gede milik Ree membelah jalanan di kota Malang menuju satu pantai yang cantik dan memiliki teluk yang serupa bidadari.

The Twins SorrowCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang