20. The Path Traveled 1

321 25 15
                                        

Saya kangen main-main sama Neng Kyra, duh, cantiknyaaaa 😍 Sayang, kok nasibmu Nak😭

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Saya kangen main-main sama Neng Kyra, duh, cantiknyaaaa 😍 Sayang, kok nasibmu Nak😭

***

Terkuak sudah semua rahasia yang ada di dalam buku diary milik Kyla. Dua hari Kyra kembali mengurung diri di ruang kerjanya. Ree pun sama-sama terpukul. Membaca buku berdua dengan Kyra bukan pilihan yang baik ternyata. Karena di sini kesalahan semua bermula dari dirinya. Ada rasa jijik yang menggerogoti hati saat membaca bagian dirinya tidur dengan Kyla. Lalu potongan scene malam itu terputar kembali hingga membuat kepala ingin pecah. Kenapa semua ini disembunyikan dariku? pikirnya tak terima. Selama dua hari pula Ree tidak keluar rumah bahkan tidak turun untuk makan.

"Buka pintu, Ree!" Panggil Bunda Nabila. Ree berjalan malas membuka pintu lalu kembali pada kasurnya yang berantakan. Bunda meletakkan sepiring roti bakar dan susu almond. Ree melirik nampan sebentar lalu menghela napas.

"Ayo makan dulu!" perintah Bunda tegas. Ree bergeming dan menutup muka sembabnya dengan bantal. Bunda gemas sendiri dengan kelakuan anak lelakinya ini. Bisa juga patah hati. Meski sudah dua puluh tujuh tahun, tidak menjamin sikap dewasa seseorang anak.

"Nda, aku nggak mood makan. Please, jangan paksa aku, Nda!" Rengek Ree dengan suara tertahan pada bantal. Bunda mengambil roti bakar dan susu lalu diletakkan di nakas yang jaraknya lebih dekat dengan posisi Ree.

"Bunda, Ree salah apa sih sebetulnya?" Nada suara dari Ree sangat menghujam hati milik Bunda. Anak lelakinya dirundung masalah yang pelik. Bunda terluka dan kecewa saat mengetahui Ree melakukan perbuatan zina sebelum menikah. Bukan dengan calon istrinya malah dengan Kakak dari calon istrinya. Selama mengenal keluarga Kyra, sekeluarga Pak Amzar hanya tahu Kyra anak tunggal. Bunda Nabila dan Pak Amzar sama-sama syok seperti Ree yang baru saja tahu semua sandiwara dari keluarga Kyra. Mesti sudah mendengar penjelasan dari pihak Pak Rendra, Bu Puspa, dan catatan diary Kyla. Hal itu tetap meninggalkan luka yang dalam. Sakit dibohongi adalah yang paling lama sembuh.

"Kamu nggak salah, Sayang," ucap Bunda sambil mengelus rambut masai milik Ree. Memeluk Ree seperti ini menjadi momen langkah bagi Bunda. "Tidak ada yang salah. Sekalipun kamu pernah melakukan satu kesalahan fatal, Allah Maha Pengampun. Kamu sudah benar-benar bertaubat?"

Ree mengangguk dalam pelukan Bunda. "Bunda percaya semua permasalahan pasti akan ada jalan keluarnya. Termasuk masalah yang kamu hadapi saat ini."

"Terus sekarang Ree bingung harus ngapain Bunda," keluhnya.

"Sekarang itu kamu harus makan. Beberapa hari ini susah makan, nggak mau turun ke meja makan. Bisa galau juga ternyata anak Bunda," kelakar Bunda sambil menyodorkan segelas susu.

"Ah, Bunda. Sukanya godain Ree melulu."

"Lah, kalau perut kosong mana bisa mikir? Coba lihat deh kamu di kaca. Kek apa?"

The Twins SorrowCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang