22. Bunga yang Layu

6.5K 908 223
                                        

Jangan lupa dukungannya, Yorobun 💚
Biar aku makin semangat 💚

Semoga notifnya muncul, ya

"Sekarang jelasin semuanya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Sekarang jelasin semuanya. Kenapa kamu mau batalin pernikahan sama Taeyong?" tanya Nadine gemas sendiri melihat Naura yang sedang makan.

Nadine kembali dibuat pangling saat dia pulang ke rumah sore ini. Naura mengubah warna rambutnya menjadi ungu. Ditambah penampilannya yang kembali seperti dulu. Kaos dan maxi skirt.

Awalnya Nadine hanya pangling sesaat mengingat Naura memang mudah bosan dengan warna rambut. Nadine juga berpikir kalau Naura mulai tak nyaman dengan penampilannya yang baru.

Tapi saat tahu niatnya mengubah penampilan, Nadine terkejut dan kini menuntut penjelasan Naura.

Sebenarnya tidak hanya Nadine yang butuh penjelasan. Hendery yang menemani Naura ke salon pun butuh penjelasan sejelas-jelasnya dari kakaknya. Tapi Naura lebih banyak diam di salon. Bahkan di rumah pun, Naura lebih memilih bungkam.

Naura hanya sesekali tersenyum saat melihat penampilan terbarunya. Seolah puas melihat dirinya yang kembali seperti semula. Tapi Hendery tahu ada kesedihan juga di baliknya.

"Hendery, gimana kalau kita bikin novel bareng? Judulnya Bunga yang Layu."

Bukannya menjelaskan seperti yang Hendery dan Nadine inginkan, Naura malah mengalihkan topik. Ditambah topiknya juga tidak sesuai. Hendery dan Nadine jadi semakin kesal saja karenanya.

"Cerita dulu. Baru gue pikir-pikir soal itu," kata Hendery gemas sendiri.

"Pasti deh kamu suka ceritanya. Aku udah kepikiran banget semuanya. Enggak sabar pengen cepet-cepet nulis lagi. Ahh, sad ending lho. Kamu kan suka bikin cerita sad ending. Ditambah ini kisah nyata. Kamu pasti makin suka."

Hendery berusaha sabar menghadapi Naura yang keadaannya tampak tak baik. Padahal dalam hati, Hendery sudah gatal sekali ingin mencekik Naura karena terus mengalihkan pembicaraan.

"Gue nggak suka yang based on true story. Jadi mendingan lo sekarang cerita aja."

Nadine mengangguk setuju. Dia pun tak sabar ingin tahu alasan kenapa Naura tiba-tiba ingin membatalkan pernikahan. Sebagai salah satu pendukung Taeyong dan Naura, Nadine merasa sedikit kecewa.

"Ayo cepetan. Ini aku keponya udah tingkat tinggi nih," kata Nadine tak sabar.

Naura meletakkan sendoknya dan senyum yang ia paksa tunjukkan pada Hendery dan Nadine, hilang begitu saja mengingat beban yang sedang ia pikul sekarang.

Antara ingin menyelamatkan diri. Atau melepaskan yang rupanya menyakiti. Naura menunduk, namun tak lama kembali menatap Hendery dan Nadine bergantian.

Ekspresinya tak sesantai sebelumnya. Kesedihan terlihat jelas dari Naura yang kini kehilangan nafsu makannya.

Hidden Words (5)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang