#HTLSeries (5)
Taeyong sudah terlalu lama memendam perihal masa lalunya tentang dia, yang kini sudah bahagia bersama orang lain. Tidak pernah ada yang tahu bagaimana perasaan Taeyong yang sebenarnya, padahal selama ini dia hanya pura-pura ikhlas.
H...
Jangan lupa dukungannya, Yorobun 💚 Biar aku makin semangat 💚
Kalau kalian suka, jangan lupa ramaikan 💚
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kalau soal asmara, rupanya Naura tidak pandai dalam mengambil keputusan. Terlebih soal menjawab 'ya', atau 'tidak' untuk pertanyaan Taeyong.
Ya, Naura belum juga menjawab pertanyaan Taeyong sampai sekarang. Masih bingung antara harus menerima, atau tidak.
Taeyong tidak memaksa. Tidak juga menuntut untuk diterima. Tapi justru itulah yang membuat Naura jadi sedikit terbebani. Maksudnya, Naura jadi sungkan setiap kali bertemu Taeyong. Walaupun setiap bertemu, pria itu juga tidak pernah membahas soal jawaban Naura.
"Hendery, aku mau nanya deh," ucap Naura pada adiknya yang sedang makan di hadapannya.
Hendery kebetulan ada di sekitar tempat kerja Naura. Jadi adiknya itu mengajak makan siang bersama. Hendery cukup pintar kalau soal asmara, walaupun tidak punya pengalaman apa-apa. Jadi meminta saran pada Hendery adalah ide yang cukup bagus.
"Kalau ada yang minta aku jadi pacarnya, kira-kira terima nggak, ya?"
Hendery menghentikan acara makannya sebentar untuk mendongak dan menatap Naura.
"Si Taeyong, ya?"
Naura mengangguk. Ia cukup jujur soal itu. Lagipula memang Hendery dan Nadine juga sudah tahu kalau Taeyong memintanya menjadi pacar.
"Lo suka sama dia?"
Naura mengangguk lagi.
"Dia suka sama lo?"
Naura kembali mengangguk untuk yang ketiga kalinya. Bahkan kini dengan rasa yakin kalau Taeyong memang menyukainya.
"Ya udah. Terima aja," jawab Hendery dengan mudahnya.
Naura mengerjap. "Jawabnya kok sesingkat itu?"
"Kalau udah suka sama suka, ya terima aja. Susah amat sih."
Memang benar sih. Naura pun berpikir begitu. Tapi bukan jawaban sesederhana itu yang ingin Naura dengar. Naura berharap kalau Hendery akan memberikan wejangan sebelum akhirnya ia memutuskan untuk menerima Taeyong.
"Kenapa? Lo ragu?" tanya Hendery yang kini mengamati kakaknya.