Di kampus.
"Irene, maafkan aku! Aku akan bertanggung jawab." Ucp wendy dimobil. Karena irene mengabaikannya sedari bangun tidur.
Irene menoleh keluar jendela.
"Kenapa kau melakukannya?" Gumam irene.
"Anni, aku juga tdk tau. Pikiranku hny kau kau dan kau" ucp wendy
Irene menatap kearah wendy. Wendy menggenggam tangannya.
"Kenapa sakitnya tidak hilang?" Gumam irene.
"Anni, perlahan akan hilang. Mianhae" ucp wendy
"Mwo? Kau tau banyak soal ini. Apa kau sudah pernah melakukannya?" Marah irene.
"Anni, aku hnya menonton di tv saja" ucp wendy pelan.
"Aku mau tinggal dgnmu" ucp irene.
"Benarkah?"
Irene hny mengangguk.
Wendy tersenyum senang.
"Org tua ku,?" Gumam irene.
"Aku akan melamarmu, jinjaayeo. Sore ini aku menemui org tuamu" ucp wendy.
Irene mengangguk.
"Silahkan maju kedepan!""Ucp wendy
"Baik Mr."
Satu persatu mahasiswa maju kedepan.
Karena waktu sudah habis. Wendy keluar kelas.
"Jika ada yg mencariku, katakan kalau aku tdk ada diruanganku. Jgn biarkan siapapun masuk, araa" ucp wendy. Staff Administrasi mengangguk.
"Baik direktur" ucp nya.
Wendy masuk keruangannya. Ia tersenyum melihat kearah wanita yg duduk di kursinya.
"Ini nyaman" ucpnya tersenyum.
Wendy mendekat. Sembari mengunci pintu.
"Yaa, ottie" gumam wendy. Ketika irene menjauh darinya.
"Anni, kau pasti akan memelukku" gumam irene
Wendy tertawa. Bersandar dimejanya.
"Apa jadi menemui org tua mu?" Tny wendy
"Harus jadi, kapan?" Tny irene.
Wendy tersenyum ketika irene mendekatinya.
"Hupp!!"
Wendy menangkap tubuh irene.
"Yaa, curang!!!" Ucp irene.
Wendy tertawa keras.
Wendy memeluknya dgn lembut. Mencium aroma tubuh irene.
"Kita ke makam eomma dan sooeun sebelum kerumah mu" ucp wendy
"Baiklah. Keundae bagaimana dgn kuliahku" ucp irene.
"Sampai kapanpun, kuliah akan terus berjalan" ucp wendy
Irene mengusap wajah wendy. Menahan dada wendy agar tdk. Memeluknya.
"Ah~, aku masih merindukanmu" gumam wendy
"Kemanhae, aku tdk akan melakukannya lagi, sebelum kita menikah" ucp irene
Wendy memohon dgn wajah cute nya.
Cup!
Wendy mencium bibir irene.
Wendy mengangkat tubuh irene didepan. Irene melingkarkan kakinya dipinggang wendy.
"Wendy? Ini hari kedua ku sebagai mahasiswa baru. Aku harus masuk kelas" ucp irene.
Wendy menurunkannya.
"Sampai jam berapa?" Tny wendy
"Tiga sore" ucp irene.
Wendy berpikir sejenak.
"Baiklah, setelah kelasmu berakhir. Kita menmui org tua mu. Aku harus pergi membeli sesuatu" ucp wendy
KAMU SEDANG MEMBACA
Zimzalabim
Fiksi PenggemarLahir dikeluarga sederhana. Mendapat keberuntungan bisa bersekolah di sekolah menengah atas yang elit dan rata rata siswa yg bersekolah disana adalah anak CEO, DIREKTUR UTAMA, Bahkan Pemilik Perusahaan Terbesar lainnya. Berharap semua terulang kemba...
