Skip pulang sekolah.
Stevani keluar bersama kedua sahabatnya. Saat didepan koridor sekolah Stevani terhenti karena ponselnya berbunyi bertanda ada pesan masuk.
Devano
Gue tnggu di prkrn skrng 15.05
Iya, ni gue otw
15.07Read
“Gue duluan ya, udah dijempu soalnya.” Kata Stevani.
“Oke hati-hati Stev.” Jawab Stella.
Sesampinya di tempat parkir, Stevani langsung menghampiri mobil Devano dan langsung masuk ke mobil itu. Seperti biasa, mereka hanya berdiam fokus dengan kerjaan masing-masing. Sesampainya di butik, mereka langsung menemui pemilik butik tersebut.
“Hai Stevani, gimana kabar kamu, udah tambah gede aja. Makin cantik lagi. “ Ucap Katrina, pemilik butik tersebut.
“Ahh, tante bisa aja.” Jawab Stevani dengan malu-malu.
“Ini Devano ya, tampan banget, cocok sama Stevani yang cantik.” Devano hanya tersenyum tipis.
“Nah ini, tante udah siapkan beberapa gaun dan tuxedo untuk kalian. Coba kalian coba.”
Selesai fitting baju, Stevano dan Devano langsung pulang. Selama perjalanan,
“Emm.. kita makan dulu yuk. Gue laper nih.” Stevani mulai buka suara.
“Ya.” Singkat Devano.
Sesampainya di restorant, mereka segera memesan makanan. Mereka hanya diam tak bersuara. Akhirya Stevnipun langsung buka suara, lagi-lagi Stevani yang memulai pembicaraan.
“Lo kok selalu diem sih. Gue kayak berasa berhadapan sama tembok tauk. Bicaralah dikit-dikit gitu.”
“Hmm.” Gumam Devano.
“Ishh, tau ah.” Kata Stevani sambil cemberut. Devanopun hanya merasa gemas dengan tingkah Stevani yang menurutnya sangat lucu, tapi dia bersikap biasa saja, agar tidak kelihatan.
Sesampainya di rumah Stevani,
“Thanks, Van.” Ucap Stevani
“Hm.” Jawab Devano.
Maaf ya dikit😅^_^
KAMU SEDANG MEMBACA
My Husband Is DEVANO (SUDAH TERBIT)
Teen Fiction- - - - - - - Seorang cewek yang memiliki paras cantik, dan memiliki sifat ceria dipertemukan dengan seorang cowok tampan yang memiliki sifat dingin bagaikan es balok. Mereka dijodohkan dengan tiba-tiba dengan orang tuanya. "Jika kamu mau bersa...
