PART 21

21.8K 780 8
                                        

Happy reading 🤗🤗

🙌🙌🙌

Saat Stevani sudah sampai di perairan  belakang sekolah, Stevani celingak-celinguk mencari Aldi. Saat dia menemukannya, Stevani langsung menghampiri Aldi yang tengah berdiri sambil menyenderkan pinggangnya ke badan motor.

"Jadi Al" Tanya Stevani

"Jadi dong. Yuk" Aldi memberikan helm kepada Stevani dan menerimanya.

Zea berjalan menuju parkiran, saat dia sudah sampai tempat parkir, tanpa sengaja dia melihat Stevani bersama seorang laki-laki. Saat Zea tengah melihat mereka berdua, Zea dikagetkan oleh seseorang,

"Hai" sapa seseorang

"Siapa ya"

"Kenalin, gue Nimara Lo Zea kan"

" Iya, ada apa ya?" Tanya Zea

"Bukannya Lo itu mantannya Devano ya"

"Iya emangnya kenapa"

"Lo masih suka kan sama Devano"

"Banget lah. Tapi gara-gara ada Stevani, rencana gue mau balikan sama Devano sulit."

"Jadi Lo benci dong sama Stevani"

"Benci, pakek banget" Ucap Zea dengan nada sinisnya.

"Oke, gue mau ngajakin Lo kerja sama. Lo mau nggak?" Tawar Nimara

"Kerja sama? Kerja sama buat apa?"

"Buat ngehancurin Stevani. Gue udah dari dulu nggak suka sama Stevani. Dia itu sok cantik banget. Dasar cabe" ucap Nimara

"Emangnya rencana Lo apa" tanya Zea

"Sini" Nimara menyuruh Zea agar mendekat. Dan di memberitahu rencananya kepada Zea. Kali ini Nimara akan memanfaatkan Zea, agar rencananya untuk medapatkan Devano berjalan mulus sesuai yang diharapkan.

Diperjalan, Stevani hanya diam mendengarkan Aldi yang dari tadi berbicara. Bukannya Stevani sengaja tidak mendengarkan, hanya saja dia malas untuk menjawabnya. Sesekali dia hanya menjawab 'hem', 'oh' saja.

Sesampainya di Gramedia, mereka bersama-sama masuk ke dalam.

"Ngapain coba mereka ke toko buku" Tanya Zea. Ternyata Zea dan Nimara membuntuti Aldi dan Stevani agar bisa memfitnah Stevani di depan Devano.

"Nyari buku lah, yakali mau makan. Aneh Lo" jawab Nimara.

Didalam toko buku, Aldi tengah sibuk memilih buku yang akan ia beli. Aldi memang termasuk siswa yang rajin dikelasnya. Sedangkan Stevani terus mengelilingi rak-rak rapi yang terdapat banyak novel. Stevani ingin membelinya, tapi mengingat dirinya tidak membawa yang, apalah daya ia hanya sekedar memegangnya. Aldi mendatangi Stevani dan berkata,

"Van, menurut Lo ini bagus nggak"
Tanya Aldi

"Em lumayan sih. Di daftar isinya kayaknya juga lengkap materi kimia"
Ujar Stevani

"Iya ya. Yaudah gue ini aja deh"

Setelah sampai kasir, Aldi langsung membayar buku yang dipegangnya.

My Husband Is DEVANO (SUDAH TERBIT)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang