Jam sudah menunjukkan pukul 8 malam
Bryan CS sudah berada di Caffee ini sejak sore tadi. Untuk memenuhi permintaan PJ dari teman2 nyaTapi walaupun tidak karena PJ. Mereka tiap hari memang kerjaannya nongkrong, entah di Caffe, Bar, bisa juga Diskotik atau sejenisnya tempat tongkrongan malam
Minuman beralkohol sudah tidak asing bagi mereka. Mereka sudah menganggapnya seperti air putih saja
"Thank You Bryan PJ nya. Sering2 aja Bro.." Ucap Karel
"Boleh tambah lagi ga nih.." Sahut Jerom meledek Bryan
"Pesan aja semua yang kalian mau.." Jawab Bryan meletakkan uang ratusan ribu berpuluh-puluh lembar dihadapan teman2 nya
"Uhuuuy tambah2.."
"Eh btw. Ajakin dong pacar lo sekalian kesini.." Ucap Ditto
"Ga. Rusak anak orang ketemu lo pada.." Sahut Bryan
"Elah takut banget pacarnya kita godain.." Ujar Karel
"Toh yang ngemis ngemis cinta juga dia kan Bry. Jadi lo selow aja men.." Ditto menggoda Bryan sambil tertawa "Lo jalan sama cewek lain juga dia ga berani marah sama lo.
"Lagian gue tau, lo cuma mau dapetin tubuhnya kan. Karena diusia nya segitu, lebih berpengalaman pastinya---
*Bughhh*
Belum sempat Ditto menyelesaikan omongan nya. Bryan langsung meninju wajah Ditto sampai Ditto tersungkur dilantai
Jerom dan Karel mematung. Terkejut. Baru saja mereka asik ngobrol2 bercanda2. Kenapa tiba2 jadi begini. Sebegitu emosi kah Bryan mendengar apa yang baru saja dikatakan Ditto
Bryan masih mengepalkan tangannya. Bersiap ingin meninju kembali wajah Ditto yang sudah sedikit mengeluarkan darah karena pukulan pertamanya tadi
"Untung lo temen gue! Kalau enggak, gue habisin lo.." Bryan menegakkan tubuhnya kembali dan mengambil kunci motor yang ada diatas meja
"Dan buat lo semua! Jangan pernah ngerendahin pacar gue.." Tegasnya dan langsung pergi dari Caffee itu
Karel dan Jerom langsung membantu Ditto untuk bangun
"Lo sih. Sini duduk.." Jerom menyodorkan air putih untuk Ditto
"Cuma gara2 cewek itu Bryan mukul gue.." Ucap Ditto sambil meringis memegangi pipinya
"Dia kan sayang sama pacarnya.." Sahut Karel
"Elah lo kayak ga tau Bryan aja. Udah berapa tahun kita temenan? Dan udah berapa cewek yang ditiduri sama dia.." Ucap Ditto
"Siapa tau dia berubah.." Sahut Karel
"Gak mungkin.."
"Lo kenapa ngatain temen lo sendiri gitu.." Ujar Jerom
"Emang kenyataan kan..?"
"Kita emang anak brengsek. Tapi kita harus tetap solid. Kita ga pernah berantem, apalagi cuma karena hal gini..
"Lo jangan lagi bicara seperti itu sama Bryan.." Peringat Jerom. Dan Ditto pun mengangguk🍥🍥🍥
"Eeeemmmmhhh.." Yuki menggeliat dikasur milik Al
"Eh sudah bangun.." Al yang sedari tadi duduk dimeja belajarnya sedang mengerjakan tugas kuliah, kini menghampiri Yuki dikasurnya
"Al? Gue ketiduran ya..?" Panik Yuki
"Ya sepertinya begitu.." Jawab Al
"Sekarang udah jam berapa..?"

KAMU SEDANG MEMBACA
Di Sana Menanti Di Sini Menunggu
Diversos'Seumur hidup aku ini yang pertama Pintu hatiku diketuk oleh dua lelaki Punyai ciri selama ini kucari Berbeda wajah tampannya tetap asli Kalau kupilih di sini apa kata di sana Kalau kupilih di sana di sini akan terluka Perlukah aku pilih keduanya Be...