Sudah Hampir Jam sebelas malam dan Yesung masih menunggu Hyung-hyungnya dengan mata yang sudah sangat mengantuk.
Heechul tidak menepati janjinya yang mengatakan akan sampai dirumah dalam satu jam. Jaejoong juga belum pulang dan Kangin, ini sudah lebih dari dua jam.
Sambil mengusap matanya yang terasa berat, Yesung akhirnya menyerah. Dia memutuskan untuk berbaring diatas Sofa, berbaring meringkuk seperti bayi yang diabaikan oleh orangtuanya. Anak yang malang.
Dan, Semua orang kembali satu persatu disaat tengah malam.
Entah Ini yang dinamakan Kontak bathin atau ketidak sengajaan. Ketiga lelaki itu sampai dirumah mereka bersama-sama membuat mereka keheranan.
" Kalian juga baru pulang?" Sapa Jaejoong.
Heechul tampak terburu-buru masuk kedalam rumah disusul dua adiknya yang lain. Dia berfikir pasti adik terkecilnya marah Karena dia tidak menepati janji.
Ketiganya langsung melesat ke kamar Heechul, tapi mereka sama sekali tidak menemukan adik kecil mereka didalam sana.
Kemana bocah itu? Apa dia pergi dari rumah? Apa dia marah karena tidak ada seorang pun yang menemaninya dirumah.
" Bibi Lee! Bibi Lee!" Panggil Heechul dan tidak lama seorang wanita yang menjabat sebagai kepala pelayan itu menghampirinya
" Ya, Tuan besar. Ada apa?"
" Apa Bibi tidak melihat Yesung?"
Bibi Lee Nampak berfikir dan mengingat " Ah, tuan muda sejak tadi duduk di Sofa sambil menonton Tv. Dia menolak saat saya menyuruhnya untuk tidur dikamar"
" Sofa?"
Tanpa menunggu lama, ketiga lelaki itu langsung melesat ke tempat yang dikatakan oleh Bibi Lee.
Benar saja! Adik mereka sedang meringkuk di sofa itu sendirian.
Heechul merasa bersalah karena tidak menepati janjinya untuk pulang tepat waktu. Pekerjaan hari ini benar-benar menyita waktunya. Padahal adiknya jarang-jarang bisa berlama-lama dengan mereka seperti ini. Tapi, bagaimanapun pekerjaan juga adalah kewajiban yang harus ia tunaikan karena perusahaan harus tetap berjalan sebagai mana mestinya.
Kangin mendesah pelan, ia menghampiri adiknya yang sudah tidur dan mengangkat tubuh mungil itu dengan kedua tangannya untuk mengantarkannya ke kamar Heechul agar tidak pegal karena terlalu lama tidur di sofa.
Merasa ada yang mengangkat tubuhnya, Yesung sedikit terkejut. Pelan-pelan dia membuka matanya " Hyung" Sapanya dengan suara serak.
" Kenapa bangun?"
Yesung sedikit berontak agar Kangin menurunkannya. Dia kemudian melihat Hyungnya satu persatu dengan wajah cemberut.
" Ada apa?" Tanya Kangin bingung dengan wajah adiknya yang terlihat kesal.
Yesung mengerucutkan bibirnya, dia sudah berjanji untuk tidak berbicara dengan ketiga laki-laki ini. Jadi, dia segera memalingkan wajahnya dengan melihat kedua tangannya didada.
Jaejoong melihat saudara-saudaranya seolah bertanya adik mereka ini kenapa?
Kangin mengangkat bahu, sedangkan Heechul terlihat menghela nafas panjang.
" Apa kau marah karena Hyung pulang terlambat?" Tanya Heechul ketika ia mendekat dan sedikit merendahkan tubuhnya untuk melihat wajah adiknya lebih jelas " Baiklah, Hyung minta maaf ya?"
Yesung menggigit bibirnya, alisnya nampak naik yang sebelah kanan " Sebenarnya aku ini adik kalian atau bukan?"
" Hah?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Crazy Friendship
Fiksi PenggemarMereka adalah Tiga Orang Remaja yang biasa saja. Mereka Nakal, pemberani dan menjunjung tinggi persahabatan. Mereka menyebut diri Mereka ELF, EverLastingFriends. Lika Liku hidup mereka lalui bersama, Luka, tawa dan airmata tidak terelakkan. Siwon, Y...
