Empat :

936 113 68
                                        

Yesung hari ini berniat membantu kedua orang tuanya di Restoran karena Kyuhyun dan Siwon sedang sibuk dengan urusan keluarga mereka masing-masing.

Usianya sekarang bukan lagi anak kecil yang hanya bisa berpangku tangan. Bukannya dia tidak mau membantu. Hanya saja, Ibu Kim tidak pernah mengizinkannya ke restoran Karena Ibu Kim tidak ingin sampai Yesung kelelahan.

Alasan klasik sebenarnya

Padahal anaknya lebih tidak bisa diam ketika ia tidak sedang tidak memantau keadaanya. Berandal kecil yang berisik dan selalu membuat kekacauan.

" Yesung-ah, antarkan ini ke Meja sepuluh ya" Pinta Ibunya.

Yesung mengambil nampan dari tangan Ibu Kim " Sip, Ibu Suri" Ucapnya sambil mengacungkan ibu jari

Ibu Kim tertawa kecil sembari menggelengkan kepala. Tidak menyangka, Yesung kecil mereka ternyata sudah sebesar ini.

" Lemon Tea dingin dan Wafle dengan selai Strawberry" Yesung meletakkan pesanan pelanggan di meja sepuluh tanpa mengurangi senyum dibibir nya " Apa ada yang lain?"

Pria tampan berambut Sebahu itu mengangkat wajahnya. Entah kenapa jantungnya berdetak sedikit lebih cepat ketika melihat mata bocah kecil itu " Kau, siapa? Aku baru melihatmu disini?" Tanya Pria tampan tersebut

" Saya Anak Ibu dan Ayah Kim, pemilik restoran ini" Jawab Yesung sopan.

Pria tampan itu tersenyum kecil, dia lalu mengeluarkan selembar uang dari saku celananya " Anak yang baik, ini tips untukmu"

Yesung terpana melihat nilai uang tips yang ia terima. Tahu begini, setiap hari membantu ibu setiap hari juga tidak masalah " Ini terlalu banyak," Kata Yesung.

" Anak baik seperti mu pantas mendapatkannya. Sekarang ini sangat jarang anak yang mau membantu orangtuanya seperti mu"

Yesung menggigit bibirnya karena malu, setelah itu dia membungkuk sekali sebagai rasa terimakasih " Terimakasih banyak, tuan besar" Kata Yesung

" Ah, jangan seperti itu. Panggil aku, Hyung saja. Heechul Hyung."

" Ah, baiklah. Apa Hyung butuh yang lain lagi?"

" Sepertinya tidak ada, aku hanya akan duduk disini sebentar lagi. Berapa usiamu adik kecil?"

" Empat belas tahun, Hyung"

Heechul menarik nafasnya dalam-dalam ketika ada rasa sesak yang membuat hatinya menjadi nyeri dan ngilu " Oh, namamu siapa?"

" Kim Ye-sung."

" Nama Yang bagus, kau juga sangat manis. Jangan pernah kecewakan orangtua mu ya"

Yesung mengangguk kecil.

" Ya sudah Hyung, ibu memanggilku. Selamat menikmati" Yesung berpamitan ketika ibu Kim memanggil namanya.

Entah kenapa ketika anak kecil itu pergi, Heechul merasa ada yang ditarik dari dalam dirinya. Ditarik paksa dan rasanya sungguh menyesakkan.

" Kau pasti sudah sebesar anak kecil itu" Bisiknya lirih sembari memasukkan sepotong Wafle kedalam mulutnya, mengunyahnya pelan-pelan hingga tanpa terasa ada sesuatu yang mengalir dari kedua Sudut matanya.

" Ibu, lihat ini" Yesung menunjukkan Selembar uang bernominal cukup besar kepada ibunya " Ini uang tips dari meja sepuluh "

Ibu Kim melirik kearah meja sepuluh setelah itu dia tersenyum manis " Dia setiap hari selalu kesini dan tidak pernah mengambil uang kembalian"

" Dia pasti sangat kaya"

" Mungkin saja," Ibu Kim menumpukan dagu dengan kedua tangannya " Anak ibu sudah lapar atau belum?"

Crazy FriendshipTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang