Yesung tidak tahu saat ini dia berada dimana karena Tangan dan Kakinya terikat, mata dan mulutnya ditutup dengan lakban. Tapi, telinganya masih bisa mendengar ketika dua lelaki yang menculiknya tadi sedang membicarakan sesuatu dan itu semua ada hubungannya dengan Kibum.
Mereka pasti adalah musuh Hyungnya, Kibum.
Yesung merasa lapar karena dia hanya makan Mie Cup Instan pagi tadi dan Yesung merasa sudah terlalu lama berada disini. Pasti sekarang sudah malam fikirnya.
Kenapa para penculik ini tidak memberinya makan. Apa mereka sengaja membiarkan Yesung mati kelaparan.
Yesung menjadi sangat rindu pada ibunya dalam keadaan Lapar seperti ini.
" Buka penutup matanya" Kata salah satu pria yang ada di sana.
Yesung merasa silau ketika cahaya lampu mengghujani kornea matanya dan pelan-pelan dia berkedip untuk menyesuaikan bias cahaya yang memenuhi penglihatannya.
" Apa kita tidak perlu memberinya makan?" Kata Pria yang satunya lagi " Kalau sampai dia mati kelaparan bagaimana?"
" Dia tidak akan mati hanya karena tidak makan sehari atau dua hari saja"
" Tapi, dia hanya anak kecil. Lagipula urusan kita adalah dengan Kim Kibum."
" Diamlah!!! Lakukan saja apa yang kukatakan. Tidak perlu memberinya makan"
Mereka seperti nya benar-benar ingin membuat anak kecil yang tak berdosa ini mati pelan-pelan karena kelaparan.
Yesung ingin menangis, tapi dia bahkan tidak bisa bergerak bebas sekarang. Yesung rindu Kangin Hyung, dia ingin dipeluk Jaejoong Hyung. Kemana mereka semua, kenapa tidak ada yang menolong nya.
Heechul Hyung, tolong aku. Kibum Hyung, mereka tidak memberi ku makan hiks.
Salah satu lelaki itu melihat Yesung dengan tersenyum miring, alisnya nampak naik begitu tinggi. Setelah itu telapak tangan besarnya melayang kewajah Yesung hingga meninggalkan bekas kemerahan yang sangat besar dipipi anak kecil itu.
" Apa yang kau lakukan? Kenapa kau memukul nya?" Pekik pria yang satunya lagi.
" Aku hanya ingin memperingatkan saudara nya agar tidak main-main dengan kita" Pria itu mengambil gambar Yesung dengan ponselnya" Setiap satu jam aku akan mengirimkan satu foto padanya sampai dia memberi keputusan perihal ketua kita"
Rasanya sakit, Yesung sampai terisak-isak dengan mulutnya yang masih tertutup lakban.
" Aku ada urusan sebentar, kau jaga dia jangan sampai dia kabur"
Setelah salah satu pria itu pergi, Pria satunya lagi langsung membuka lakban yang menutup mulut Yesung sejak tadi " Rasanya pasti sakit, aku akan mengobati lukanya" Kata lelaki itu " Harusnya kau tidak terlibat karena urusan kami adalah dengan Hyungmu" Lelaki itu tampak mengomel ketika ia mengolesi bekas tamparan diwajah Yesung dengan salep " Apa kau lapar?"
Yesung mengangguk karena dia benar-benar tidak bisa menahan rasa sakit diperutnya karena kelaparan.
" Aku hanya punya ini, kau harus makan dengan cepat" Lelaki itu menyuapi Yesung dengan Roti yang ia simpan dibalik Jaketnya " Maaf, aku tidak bisa berbuat apapun karena aku juga tidak berani melawannya."
" Terimakasi, hyung" Kata Yesung setelah Roti yang disuapkan pria itu telah habis semua " Hyung orang baik, kenapa mau jadi penjahat?"
Pria itu tersenyum kecut mendengar apa yang Yesung katakan padanya " Hanya pekerjaan ini yang cepat menghasilkan banyak uang. Sepertinya dia sudah kembali, aku tutup lagi Mulutmu dengan lakban ya"
KAMU SEDANG MEMBACA
Crazy Friendship
Hayran KurguMereka adalah Tiga Orang Remaja yang biasa saja. Mereka Nakal, pemberani dan menjunjung tinggi persahabatan. Mereka menyebut diri Mereka ELF, EverLastingFriends. Lika Liku hidup mereka lalui bersama, Luka, tawa dan airmata tidak terelakkan. Siwon, Y...
