Kibum pulang kerumah dengan langkah terburu-buru, dia pulang hampir pukul sepuluh malam dan ketika melihat adik dan Para hyungnya sedang berkumpul, dia menghela nafas dengan sangat lega.
" Yesung-ah" Panggil Kibum.
Semua orang menoleh dan tersenyum begitu melihat Kibum datang menghampiri mereka.
Kibum menggeser posisi Jaejoong yang duduk bersebelahan dengan Yesung, dia lalu melihat wajah adiknya itu lekat-lekat sambil memegang pipi Yesung dengan kedua tangannya " Mulai hari ini, ah tidak mulai besok, tidak boleh pulang lewat dari jam tujuh sore, kau mengerti! "
" Hah? Hyung, mana bisa begitu. Aku setiap hari harus membantu Kyuhyun belajar berjalan, lalu ke WG untuk latihan." Tolak Yesung sambil melepaskan kedua tangan Kibum yang ada di pipinya " Lagipula aku tidak sendirian, ada Siwon yang mengantarku pulang"
" Yesung-ah, dengarkan hyung. Ini semua demi keselamatanmu!! "
" Sebenarnya ada apa Kibum-ah, apa ada masalah yang sangat penting sampai kau melarang adikmu pulang malam? " Sela Kangin.
Kibum memutar kepalanya untuk mengatakan " Saat ini sedang berkeliaran predator yang mengincar remaja seperti adik kita, hyung. Seorang Phsyco, orang gila"
" Benarkah?? " Jaejoong bertanya dengan kedua bola matanya yang membesar.
Kibum mengangguk " Dia menculik remaja berusia sekolah, melakukan pelecehan sexual bahkan sampai membunuh. Makanya itu untuk berjaga-jaga, sampai bajingan itu ditangkap, kau tidak boleh pulang malam. Sepulang sekolah harus langsung pulang kerumah"
" Tapi hyung!! "
" Please, sekali ini saja jangan membantah" Kibum memegang kedua tangan adiknya erat-erat.
Bagaimana bisa, besok aku ada janji dengan teman-temanku untuk menonton pertandingan bola. Hyuk dan Hae bisa kecewa kalau aku tidak melihat pertandingan mereka.
" Besok aku ada janji dengan teman-temanku, Hae dan Hyuk ada pertandingan sepak bola besok. Mereka akan kecewa jika aku tidak ikut menonton pertandingan mereka"
" Mereka pasti pernah menonton Tv, berita ini sudah menyebar kemana-mana, jadi semua orang pasti mengerti jika keadaan sekarang sedang tidak aman"
Mendengar dua adiknya yang terus berdebat Kangin lagi-lagi menyela " Sudah-sudah, begini saja, mulai besok aku akan suruh Changmin untuk menjaga Yesung. Jadi Bodyguard sementara, bagaimana? "
Yesung dan Kibum melihat Kangin bersamaan, setelah itu Kibum mengangguk setuju berbeda dengan Yesung yang merasa tidak nyaman.
" Aku tidak suka dikawal, terlalu mencolok. Hyung, aku bisa menjaga diriku sendiri. Aku bisa Taekwondo, aku bisa karate. Hyung tidak perlu secemas itu"
Kibum nampak kesal dilihat dari ekspresi wajahnya yang berubah " Kau ini kenapa keras kepala sekali sih!! Polisi saja belum bisa menangkapnya karena dia itu orang gila. Dia bisa melakukan apa saja untuk memuaskan keinginannya, bahkan kau tidak akan bisa membedakan apakah dia itu orang baik atau orang jahat jika bertemu dengannya"
Yesung tidak tahu lagi bagaimana caranya mengatakan pada Kibum jika ia pasti akan baik-baik saja. Berdebat terus juga tidak akan ada habisnya " Terserah hyung saja! " Yesung berdiri dari tempatnya duduk. Dia melihat Keempat Hyungnya sebentar setelah itu pergi kekamarnya tanpa mengatakan apapun juga.
" Yesung-ah" Panggil Kibum tapi Yesung mengabaikannya.
Kibum nampak kecewa, dia melihat Heechul yang duduk disebelah Jaejoong dengan pandangan murung karena dirumah ini yang paling bisa menasehati Yesung hanya hyung tertua mereka ini. Mungkin karena mereka memiliki golongan darah yang sama fikir kibum.
KAMU SEDANG MEMBACA
Crazy Friendship
FanfictionMereka adalah Tiga Orang Remaja yang biasa saja. Mereka Nakal, pemberani dan menjunjung tinggi persahabatan. Mereka menyebut diri Mereka ELF, EverLastingFriends. Lika Liku hidup mereka lalui bersama, Luka, tawa dan airmata tidak terelakkan. Siwon, Y...
