Setelah Sesi Pemotretan selesai, hari sudah sore dan Yesung menunggu Jaejoong menyelesaikan pekerjaannya setelah itu baru mereka akan pulang kerumah.
Sambil menunggu Jaejoong, Yesung nampak duduk sendirian dengan sekotak susu berwarna Pink di tangannya. Dia menyeruput susu itu sedikit demi sedikit agar tidak habis sebelum Jaejoong selesai.
Tempat ini benar-benar penuh warna, fikir Yesung. Pantas saja Jaejoong begitu sibuk, dia mengurus perusahaan sebesar ini seorang diri. Ah tunggu dulu, semua hyungnya memang seperti itu. Seperti Heechul yang mengurus sendiri perusahaan keluarga mereka dan Kangin yang membangun Woons guardian sendirian bukan perjalanan yang mudah.
" Kau tidak pulang? " Sapa Ten
Yesung mendongak untuk melihat wajah Ten lebih jelas setelah itu dia tersenyum kecil " Sebentar lagi"
" Kau, menunggu direktur Kim? "
Yesung mengangguk.
Ten mengambil tempat yang kosong disebelah Yesung lalu menselonjorkan kakinya yang mungkin terasa pegal karena dia seperti memukul-mukul ringan bagian atas kakinya " Biasanya direktur tidak pernah pulang dibawah jam sepuluh, tapi beberapa waktu ini dia bahkan selalu pulang sebelum jam enam sore."
Yesung tersenyum karena dia tau pasti penyebabnya.
" Oh iya, kata direktur Kim kau juga masih sekolah! Kelas berapa? "
" Kelas duabelas"
Ten menggangguk kecil " Ah, sudah mau lulus ya. Aku masih kelas sebelas. Apa aku harus memanggilmu hyung?"
" Tidak perlu! Panggil namaku saja supaya lebih akrab"
" Baiklah"
" Hyung sudah selesai, ayo kita pulang"
Yesung dan Ten berdiri menyambut kehadiran Jaejoong.
" Ten, kau tidak pulang? "
" Rencananya tadi memang mau pulang. Tapi melihat Yesung duduk sendirian disini aku tidak tega, jadi aku temani dia sampai direktur datang "
Jaejoong mengangguk kecil " Oh, oke. Terimakasih kalau begitu "
" Sama-sama"
" Ya sudah, kami duluan ya" Jaejong memegang sebelah tangan adiknya, membawanya pergi dari sana.
Melihat punggung kedua kakak beradik itu Ten tersenyum kecil dan memutuskan untuk pergi juga dari sana.
Sesampainya dirumah, Yesung memutuskan untuk langsung kekamarnya membersihkan dirinya.
Dia melemparkan tasnya sembarangan setelah itu melucuti pakaiannya satu persatu sebelum masuk kedalam kamar mandi.
Sebelum dia masuk kedalam kamar mandi, dia berbalik berniat untuk mengambil handuk baru dari dalam lemarinya dan betapa terkejutnya dia begitu melihat ada seorang wanita dewasa yang berdiri dengan wajah serius dan kedua tangan yang terlipat didada nampak melihatnya dari atas sampai bawah.
" Arrrggggggggghhhhhhhhh!!! " Teriaknya dan langsung melompat untuk meraih selimut diranjang miliknya karena dia sudah tidak memakai apa-apa " Si-siapa?? Ke-kenapa kau ada dikamarku? "
Wanita itu mendengus kecil, dia kemudian duduk sambil memainkan kuku-kukunya yang berwarna keemasan, sangat berkilau.
" Apa hyung-hyungmu tidak pernah mengatakan apapun tentang aku?? "
" Apa? "
" Cih, mereka sepertinya benar-benar mencoret namaku dari daftar kartu keluarga"
" Me-memangnya kau siapa?? "
KAMU SEDANG MEMBACA
Crazy Friendship
FanfictionMereka adalah Tiga Orang Remaja yang biasa saja. Mereka Nakal, pemberani dan menjunjung tinggi persahabatan. Mereka menyebut diri Mereka ELF, EverLastingFriends. Lika Liku hidup mereka lalui bersama, Luka, tawa dan airmata tidak terelakkan. Siwon, Y...
