"Dia bilang gitu ke elo? Wah parah parah, harus dikasih pelajaran itu anak" ucap Alfin yang baru aja duduk setelah mengambil 6 mangkuk bakso miliknya dan teman-temannya.
"Sok tau banget dia sama kehidupan lo sama si Sea," ucap Bintang menambahi.
"Emangnya, si Iqbal itu udah pacaran sama Sea?" Tanya Dimas pada Bima yang sedaritadi menikmati baksonya dan tidak mementingkan omongan teman-temannya itu.
Bima menghembuskan nafasnya lalu menggelengkan kepalanya, "gatau, kayanya sih belum." Jawab Bima yang masih melanjutkan memakan baksonya.
"Udah lah, makan dulu. Nanti aja kalo mau bahas itu, udah laper gue," ucap Alex yang daritadi hanya diam.
"Nah, bener itu. Makan dulu brother, baru emosi" Lanjut Aldi menambahi seraya tertawa kecil.
Belum selesai enam sahabat itu menghabiskan baksonya, tiba-tiba mereka melihat orang yang daritadi mereka ghibahin muncul di tengah ramainya kantin.
Alfin yang melihat kehadiran Iqbal, langsung berdiri mendatangi Iqbal dengan raut wajah emosi.
"Eh fin, mau kemana?" Tanya Alex menatap Alfin bingung.
"Anjir, Alfin mau ngelabrak Iqbal itu kayanya" ucap Aldi yang baru saja menemukan Iqbal di sana.
"Lo kalo mau cari masalah sama sahabat gue, itu artinya lo juga cari masalah sama gue." Ucap Alfin pada Iqbal sambil mendorong sebelah bahu Iqbal dengan telunjuknya. Iqbal hanya tersenyum mendengar ucapan Alfin.
Semua pandangan tertuju pada Iqbal dan Alfin yang kini berhadapan. Sebelum temannya itu menghabisi Iqbal, Bima dan yang lain langsung mendatangi Alfin dan menariknya keluar dari kantin.
———
Sea dan teman-temannya hari ini tidak ke kantin karena sebelum bel istirahat tadi, mereka sudah pergi ke kantin karena kelas mereka gurunya tidak hadir.
"Guys!" Ucap Kinan yang baru saja masuk kelas sambil memukul meja yang berada dekat dengan Sea dan teman-temannya.
"Apasih, Kin. Ngagetin aja," ucap Karin pada Tasya yang tiba-tiba datang dan membuat seisi kelas terkejut.
"Tadi kan gue abis dari ruang osis, trus pas mau balik ke sini, gue denger ada yang cerita kalo Alfin sama Iqbal hampir berantem di kantin" Lanjut Kinan memperjelas.
Mendengar itu, Kinan, Tasya, Karin dan Alexa serentak menatap Sea. Ya, karna Iqbal sedang dekat dengan Sea.
———
Bima dan lima orang sahabatnya itu sekarang sudah berada di kelasnya. Mereka sedang menenangkan Alfin.
"Si bangsat itu kelas berapa sih? Lupa gue" tanya Aldi pada teman-temannya.
"XII IPA 2" jawab Bima singkat dengan tatapan kosong.
Tok tok tok
Mendengar suara pintu yang diketuk, pandangan orang-orang yang ada di dalam kelas langsung tertuju ke pintu. Kebetulan saat itu masih jam istirahat, jadi di dalam kelas hanya ada beberapa orang.
Bima yang melihat seseorang itu langsung berdiri dan melangkahkan kakinya mendatangi orang itu.
"Sea, ngapain ke sini?" Tanya Bima pada orang itu. Ya, orang itu adalah Sea.
"Gue mau cari Alfin, bukan lo" ucap Sea tanpa menatap Bima.
Bima yang mendengar jawaban Sea hanya menganggukkan kepalanya lalu memanggil Alfin. Alfin yang merasa dipanggil langsung mendatangi ke tempat Sea dan Bima berdiri sekarang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sea [COMPLETED]
Teen FictionTentang sepasang sahabat yang sudah saling mengenal sejak kecil karena orang tua mereka bersahabat sejak SMP. Chelsea Amanda dan Aditya Bima Nugraha. Hubungan mereka sangat baik, sampai akhirnya Bima membuat masalah yang mengakibatkan Sea kecewa. T...
![Sea [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/209752535-64-k789569.jpg)