Kembali ke kamar Jessica~~~
Saat aku tersadar, Gabriel bertanya apa saja yang diberi tau kan oleh Rinn kepadaku. Maka dari itu aku memberitahunya. Tetapi, aku lebih penasaran dengan sosok perempuan yang sedang berdiri disamping mereka berdua. Akupun bertanya ke Gabriel.
"Itu siapa Ga?" tanyaku singkat.
"Oh, itu orang yang kamu cari." Gabriel hanya membuatku bingung di awal. Tetapi, saat aku tahu apa yang dia maksud aku kaget.
"Dia Sadya?" Gabriel dan Rinn mengangguk serentak.
"Tunggu tetapi aku ingat saat dia menabrakku dia dari rumah keluarga Frank, apa dia ada hubungan dengan keluarga itu?" tanyaku penasaran.
"Dia Sadya Frank Jess," jelas Rinn.
Aku tak habis pikir setelah mendengar kalimat itu. Jadi Kevin berhubungan dengan keluarga Frank. Sebuah keluarga bangsawan yang namanya sedikit ternoda.
"Ga,Rinn bisa tidak kalian keluar dulu?" Rinn dan Gabriel bersitatap saat aku mengatakan hal itu. Aku meyakinkan mereka, aku akan baik-baik saja.
Setelah mereka berdua pergi, tersisa keheningan yang menyelimuti antara aku dan Sadya. Tetapi, aku harus bertanya, aku ingin menemukan jalan keluar dari semua permasalanku.
"Kamu benar pacarnya Kevin?" tanyaku halus.
"Iya," singkatnya.
"Sejak kapan?"
"Maaf. Aku lupa mengenai hal itu," dia sedikit berhati-hati dalam berkata.
"Oh. Apakah itu sudah cukup lama?"
"Iya." Aku mulai melihatnya merasa tidak nyaman.
Tetapi, ternyata aku salah. Dia tiba-tiba mengatakan sesuatu yang membuatku merinding.
"Kevin ada disini. Dan aku tahu mengenai semua ceritamu." Dia menatapku dengan tajam, tatapan yang pertama kali kuliat saat bertabrakan dengannya di kompleks Violet.
"Jadi rumor tentang keluarga kalian benar. Tapi, apakah benar Kelvin ada disini? Itu membuatku merinding sungguh." Aku menatap sekeliling, apakah aku bisa memastikannya sendiri. Tapi tidak apapun.
"Dia menyuruhku membantumu untuk mengingat semua masa lalu mu yang hilang." Sadya maju mendekatiku, yang masih bersandar di atas tempat tidur.
"Tetapi itu adalah kecelakaan yang parah. Ingatanku hilang dengan permanen. Bahkan aku ragu, bahwa nama asliku adalah Jessica." Aku memperbaiki dudukku.
"Bukan. Bukan masa lalu sebelum kau kecelakaan. Yang aku maksud adalah masa lalu setelah kecelakaan itu terjadi. Dan kau pantas mengetahuinya, karena bisa jadi kau penyelamat kami disini." Aku tidak ingin memercayai perkataan Sadya, tetapi tentu saja aku juga penasaran dengan ingatanku yang dulu. Tetapi, apa maksud kata terakhirnya.
"Maksud kamu menyelamatkan apa? Kenapa aku?"
"Karena kau lah yang menentang sistem itu." Sadya berjalan mundur kembali. Angin di luar sangatlah kencang, dan awan terlihat gelap. Petir menyambar sana sini.
"Sistem?" Sadya keluar dari kamarku tanpa mengatakan apapun. Setelah dia keluar, tiba-tiba ada suara guntur yang sangat besar. Aku berteriak sejadi-jadinya.
Mendengar teriakanku Rinn dan Gabriel pergi ke kamarku, dan mendapatiku tengah meringkuk di bawah selimutku. Gabriel yang tau aku sangat ketakutan, ia langsung memeluk dan menengkan diriku.
"Sadya mana, Jess?" tanya Rinn sambil melihat sekeliling kamarku.
"Dia pergi." Aku masih erat memeluk Gabriel, aku sangat takut. Untuk pertama kalinya cuaca seburuk ini terjadi.
"Apa yang dia katakan?" tanya Gabriel penasaran.
"Nothing!" Aku melepaskan pelukan Gabriel dan memilih untuk tidur.
-----------------TBC
KAMU SEDANG MEMBACA
BARCODE [Completed]
Mystère / ThrillerKamipun memulai perjalanan kami. Memulai petualangan kami. Saat aku melakukan ini, apakah aku memiliki keraguan? Ketakutan? Resah? Tentu saja. Saat kami masuk kejalan raya, semua emosi itu berkecamuk. Dan sekali lagi aku memikirkan tentang Barcode...
![BARCODE [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/203737488-64-k532636.jpg)