Ketika mereka, Ustadz Endun, Rayan, Raihan, Frans serta Caca tiba dirumah Bu Iyem, dan langsung menuju dapur, dan betapa terkejutnya mereka, ketika melihat Bu Iyem sudah mengacungkan pisau dapur keudara.
" Astaghfirullahal'azim, Bu Iyem, sadar Bu, Bu Iyem inget Bu, jangan biarkan makhluk itu menguasai tubuh Ibu, lawan Bu, saya yakin Ibu bisa " ucap Ustadz Endun panik ketika sudah tiba bersama Fifah dan Lita yang sedang ketakutan dan tak bisa berbuat apa-apa selain saling berpelukan.
Namun Bu Iyem tak menghiraukan.
CLEP
CLEP
CLEP
" Aakkhh, Astaghfirullahal'azim " Fifah menjerit histeris dan ngeri, melihat Bu Iyem menancapkan pisau di perutnya, alhasil darah berceceran jatuh ke lantai, dan sisanya menempel pada pisau dapur itu.
Perlahan, Bu Iyem mendaratkan pisau dapur itu dilehernya. " Bu Iyem... Jangan Bu, Ibu sadar Bu " Caca bertindak, berusaha menyadarkan Bu Iyem, namun makhluk itu tetap menguasai jiwa Bu Iyem, hingga makhluk itu bebas hendak bertindak seenaknya dengan jiwa Bu Iyem.
SREET
TUK..TUK
AAKKHHH
Histeris. Mereka histeris, melihat adegan, dimana Bu Iyem menggorok lehernya sendiri, hingga putus. Dan kepala Bu Iyem jatuh menggelinding menghampiri mereka yang menyaksikan. Ngeri..
" Astaghfirullahal'azim.. Ini sudah kelewatan " Ustadz Endun menggeleng-gelengkan kepala
Kematian. Bu Iyem sudah jadi korban kematian pertama.
Tak lama. Caca menjadi diam, murung. " Kalian semua harus cari orang yang bernama Tio itu " suara Caca menjadi datar, dingin dan serak.
" Ca? Caca kamu kenapa? " tanya Rayan yang berdiri disampingnya
" Carii, grmmm... Haaaa... Akhhhh " Caca tak sadarkan diri
Refleks. Frans dan Rayan menahannya. " Pak Ustadz, dia kenapa? " tanya Frans sembari menahan tubuh Caca yang tak sadarkan diri
" Caca mengalami kerasukan. Arwah Devia kali ini yang merasukinya " jawab Ustadz Endun singkat
" Devia? Maksud Ustadz Mbak Devia yang udah merasuki Caca? " tanya Rayan
" Iyah.. Dia ingin kita cari orang yang bernama Tio, tunangannya Nirmala " jelas Ustadz Endun
" Iyah, tapi kemana? " tanya Fifah bingung
" Tadi saat dipantulan cermin, dirumah Nirmala, ada seorang laki-laki yang sedang melakukan ritual, tapi siapa? " Raihan menengahi, mengingat kejadian dirumah Nirmala
" Atau jangan-jangan... " semua sontak mencerna maksud pantulan seorang pria di cermin itu
Kemudian, mereka semua pergi dan bergegas mencari sosok laki-laki dalam pantulan cermin itu, sekaligus mencari orang yang bernama Tio. Tunangannya Nirmala.
Hingga ditengah perjalanan. Lita seperti mencari dan mengingat sesuatu. " Kenapa Lit? " tanya Fifah yang duduk disamping nya, disebelah kanannya ada Caca, sementara dibangku kedua ada Rayan dan juga Raihan. Didepan, Frans mengemudi, ditemani Ustadz Endun. Kok kayaknya ada yang hilang?
" Alin kemana yah? Kok dia gak ikut " Lita bertanya-tanya, namun Frans, Rayan, Raihan serta Caca, enggan angkat bicara. " Iyah, kok aku juga baru tau yah, Alin gak ikut? " Fifah menimpali
" Lit, Fah.. Kalian yang sabar yah, Alin.. Alin hilang " ungkap Rayan, membuat keduanya sock
KAMU SEDANG MEMBACA
MITOS [ Misteri Tewasnya 3 Srikandi ] ( TAMAT )
HorrorMitos atau Takhayul sering kita dengar di berbagai daerah, sudah tidak asing lagi dengan kata itu. Sebagian orang mempercayai hal-hal yang mungkin terjadi diluar nalar manusia, seperti hal mistis atau yang barbau gaib. Mitos sendiri sering atau sang...